Selasa, 24 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 231
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan mengadakan Festival Bedug 2026 sebagai kegiatan rutin di bulan Ramadan. Tahun ini, sebanyak 10 tim ambil bagian dalam kompetisi berjenjang tersebut di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
"Syiar Ramadan"
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho mengatakan, Festival Bedug menjadi momentum penting dalam menjaga tradisi budaya masyarakat. Sebagaimana arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata selama Ramadan.
"Kegiatan ini dapat menjadi ruang positif bagi para pemuda agar terhindar dari perilaku negatif, seperti tawuran," ujarnya, Selasa (24/2).
Ali berharap, konsep Festival Bedug dapat diperluas, tidak hanya pada tingkat kelurahan, kecamatan, kota, maupun provinsi, tetapi juga kembali digelar di lingkungan masyarakat seperti gang, masjid, dan musala agar menjadi rangkaian festival yang lebih luas.
Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia serta seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Semoga Festival Bedug ini menjadi bagian dari syiar Ramadan dan membawa keberkahan bagi kita semua," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan, Encu Suhani menjelaskan,q Festival Bedug 2026 diselenggarakan sebagai wadah aktualisasi bakat dan kreativitas pencinta seni tabuh bedug.
"Kegiatan ini kita inginkan juga dapat memperkuat identitas serta pelestarian nilai-nilai budaya Betawi di Jakarta Selatan," terangnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan melestarikan seni budaya, khususnya tradisi menabuh bedug, membina serta mengembangkan keterampilan pelaku seni, dan menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat serta kerja sama antarpeserta.
"Peserta berasal dari masing-masing kecamatan, dengan satu tim per kecamatan sehingga total terdapat 10 tim. Penilaian meliputi pola dasar permainan bedug, teknik vokal, makharijul huruf, kreativitas, serta penampilan secara keseluruhan," bebernya.
Encu memaparkan, Juara 1, 2, dan 3 di festival tingkat kota ini akan mewakili Jakarta Selatan dalam lomba serupa di tingkat Provinsi DKI Jakarta yang direncanakan berlangsung pada Maret mendatang.
Ia menambahkan, pemenang di tingkat kota akan memperoleh piagam penghargaan, trofi, serta uang pembinaan untuk Juara 1 mencapai Rp 12.500.000; dan Juara 2 Rp10.000.000.
Kemudian, untuk Juara 3 sebesar Rp 8.500.000; Juara Harapan 1 Rp 7.500.000; dan Juara Harapan 2 sejumlah Rp 6.500.000.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kepada para peserta, selamat berlomba dan tampilkan kemampuan terbaik," tandasnya.