Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Revitalisasi Taman Semanggi Dimulai

Jumat, 20 Februari 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 254

Revitalisasi taman semanggi rezap

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek revitalisasi Taman Semanggi di Jakarta Selatan, Jumat (20/2).

Taman Semanggi ini diproyeksikan menjadi etalase baru sekaligus ikon ruang publik hijau yang modern bagi Jakarta menyambut usianya yang ke-500 pada 2027 mendatang.

"Jakarta mempunyai etalase baru yang menjadi lebih baik,"

"Mulai dengan hari ini sampai dengan mudah-mudahan tanggal 22 Juni tahun 2027, Jakarta mempunyai etalase baru yang menjadi lebih baik, yang namanya adalah Semanggi," ujar Pramono di lokasi acara.

Dalam sambutannya, Pramono menekankan bahwa revitalisasi ini merupakan bentuk penghormatan terhadap gagasan besar Bung Karno pada 1962. Empat helai daun Semanggi yang melambangkan fungsi, konektivitas, transformasi, serta estetika, kini akan diperkuat melalui konsep regenerasi yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

"Pemerintah DKI Jakarta ingin tempat ini betul-betul menjadi tempat yang ikonik, tempat yang semua orang bisa memanfaatkan dengan baik," katanya.

Taman Semanggi memiliki luas sekitar 6,5 hektare yang tersebar di empat sisi Simpang Susun Semanggi. Selama ini, kawasan tersebut cenderung bersifat pasif dan terfragmentasi oleh padatnya arus lalu lintas.

Melalui revitalisasi, kawasan tersebut akan diubah menjadi ruang publik aktif dan menjadi ruang konektivitas untuk mempermudah mobilitas dan aktivitas masyarakat.

Pembangunan Taman Semanggi ini untuk mengaktivasi kembali berbagai fasilitas publik seperti area olahraga, plaza kegiatan, ruang komunal tanpa mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Bagi siapapun apakah itu dalam kelompok, apapun, bisa memanfaatkan tempat ini," ucapnya.

Revitalisasi taman ini ditargetkan berlangsung selama 18 bulan dan direncanakan selesai pada Juni 2027, sekaligus menyambut momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta yang ke-500. Pembangunannya membutuhkan biaya sekitar Rp134 miliar menggunakan dana non-APBD.

Proyek ini dijalankan berkolaborasi dengan pihak swasta, melalui skema pembiayaan kreatif berbasis hak penamaan.

"Tentunya bagi siapapun yang kemudian mengubah tempat ini, mitra kami mengeluarkan dana cukup besar Rp134 miliar, harus juga kemudian mendapatkan manfaat dari Semanggi nanti yang menjadi lebih baik," tandas Pramono.

BERITA TERKAIT
Aman Anak Sejahtera TAS Arutala anita2

Hadirkan Taman Anak Arutala, Kinerja Positif Pram-Doel Diakui Warga

Jumat, 20 Februari 2026 606

Gubernur pramono pembangunan pompa sunter c rezap

Setahun Kepemimpinan Pramono-Rano, Ketua DPRD Nilai Arah Pembangunan Jakarta Tepat

Jumat, 20 Februari 2026 319

Pengamat trubus rahardiansyah

Pengamat Apresiasi Komitmen Pramono Majukan Jakarta

Jumat, 20 Februari 2026 311

BERITA POPULER
Verifikasi Mudik Gratis jati

Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

Rabu, 18 Februari 2026 2549

Aturan hiburan malam saat ramadan

Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 2142

IMG 20260219 WA0043

Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

Kamis, 19 Februari 2026 789

Aman Anak Sejahtera TAS Arutala anita2

Hadirkan Taman Anak Arutala, Kinerja Positif Pram-Doel Diakui Warga

Jumat, 20 Februari 2026 606

IMG 20260214 113057

Petugas Gabungan di Matraman Razia Miras Jelang Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 1499

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks