Pramono Ajak Warga Jaga Suasana Ramadan Tetap Damai dan Rukun

Sabtu, 14 Februari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1548

Pramono imbauan Ramadan jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana Ramadan tetap damai dan rukun serta melarang seluruh kegiatan yang berpotensi menimbulkan keributan selama bulan suci Ramadan.

Beberapa kegiatan yang dilarang antara lain Sahur on the Road (SOTR), hingga sweeping terhadap rumah makan yang tetap buka pada siang hari.

"Hal yang timbulkan kerawanan, keributan saya nggak izinkan,"

"Ya pokoknya hal yang menimbulkan kerawanan, keributan saya nggak izinkan. Tetapi kalau menimbulkan kenyamanan nanti saya izinkan. Pokoknya yang itu nggak," ujar Pramono, Sabtu (14/2).

Ia menegaskan, momentum menyambut bulan suci harus diisi dengan kedamaian, terlebih Jakarta saat ini juga tengah bersiap menyambut perayaan Tahun Baru Imlek yang berlangsung pada 13 hingga 17 Februari, dengan puncaknya pada Selasa (17/2).

"Saya ingin menegaskan bahwa menyambut Ramadan itu harus penuh kedamaian dan kerukunan. Sekarang ini periodisasi kita menyambut Imlek dari dari tanggal 13 sampai dengan 17 itu tahun baru Imlek pada Selasa (17/2)," katanya.

Ia menambahkan, setelah rangkaian perayaan Imlek selesai, wajah Jakarta akan berubah menyambut Ramadan dan Idulfitri.

"Nanti begitu tanggal 18, maka Jakarta wajahnya total berubah menjadi wajah yang Ramadan dan juga wajah yang menyambut Idulfitri. Dan itu kami persiapkan dengan baik karena bagaimanapun sebagai Gubernur Jakarta saya tahu Jakarta ini mayoritas adalah beragama Islam," ungkapnya.

Pramono juga menyampaikan, Pemprov DKI telah mengusulkan penyelenggaraan Haul bagi para tokoh Betawi dan ulama di Jakarta.

Dikatakan Pramono, usulan tersebut telah disampaikan pada acara Salat Subuh berjemaah sekaligus penutupan pengajian Subuh bersama para habaib dan alim ulama di Balai Kota DKI Jakarta.

Selain itu, Pemprov DKI akan mulai kembali menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dari tingkat bawah. Selama ini, kata Pramono, kompetisi mengaji tersebut kerap digelar di tingkat provinsi.

"Kita mulai kembali dari bawah dari akarnya untuk memberikan kesempatan itu," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260214 113057

Petugas Gabungan di Matraman Razia Miras Jelang Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 2264

TPU jaktim dibersihkan nur

34 TPU di Jaktim Ditata Jelang Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 1377

Pasar kombongan modern rezap

Sambut Ramadan, Fasilitas dan Kebersihan Pasar Dipercantik

Kamis, 12 Februari 2026 994

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2366

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3833

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 2661

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1124

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1202

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks