Kesbangpol Gelar FGD IDI DKI Jakarta

Jumat, 13 Februari 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Andry 191

FGD indeks demokrasi indonesia budi

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan agenda membahas data pendukung penyusunan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) DKI Jakarta tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Badan Pembentukkan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta.

Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta, Muhammad Matsani mengatakan, peserta FGD berasal dari perwakilan berbagai unsur seperti kepolisian, BPS, Bappeda, Diskominfotik, Disnakertransgi, Setwan DPRD DKI Jakarta, partai-partai politik, KPID, FKUB, kampus dan mahasiswa.

"FGD ini sebagai kolaborasi,"

"FGD ini sebagai kolaborasi antara BPS, Bakesbangpol, dan Setwan DPRD DKI Jakarta yang telah membantu dan mendukung terlaksananya kegiatan," katanya, Jumat (13/2).

Matsani menjelaskan, IDI merupakan indikator komposit yang bertujuan menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Tingkat perkembangan demokrasi tersebut diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan sejumlah aspek yakni kebebasan, kesetaraan dan kapasitas lembaga demokrasi.

Karena itu, Matsani menegaskan FGD sebagai wadah mendapatkan informasi tentang pendapat dan penilaian partisipan (verifikasi, konfirmasi, diskonfirmasi) atas data-data kuantitatif yang berkaitan dengan indikator-indikator IDI yang telah dikumpulkan melalui berita dan dokumen.

Lalu melakukan eksplorasi dan memberikan konteks atas kasus atau informasi yang telah dikumpulkan melalui berita dan dokumen. Kemudian menggali informasi (data kualitatif) berkaitan dengan indikator-indikator IDI yang belum didapatkan melalui berita dan dokumen, serta sosialisasi indikator-indikator yang digunakan dalam IDI.

"Jika melihat pada perkembangan nilai IDI, DKI Jakarta pernah memperoleh skoring penilaian tertinggi secara nasional selama lima tahun berturut-turut sejak 2017, 2018, 2019, 2020 dan tahun 2021," tambahnya.

Namun semenjak 2021 penghitungan IDI telah menggunakan metode baru dengan perubahan yang cukup signifikan pada indikator yang dinilai. Namun demikian, capaian IDI Provinsi DKI Jakarta masih memperoleh nilai cukup tinggi dan masuk dalam kategori baik dengan nilai 82,08 pada tahun 2021; 82,13 pada tahun 2022; 84,57 pada tahun 2023 dan 84,99 pada tahun 2024.

"Semoga ke depan hasil IDI DKI Jakarta bisa kembali meraih capaian nilai tertinggi dan menduduki urutan pertama secara nasional," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bakesbangpol DKI Gelar Ngopi Cetar di RPTRA Kebon Sirih

Bakesbangpol Ajak Warga Jaga Kondusifitas Wilayah

Rabu, 10 Desember 2025 430

Kesbangpol Jakpus Gelar Ngopi Cetar di Menteng

Kesbangpol Jakpus Bahas Upaya Cegah Tawuran

Selasa, 11 November 2025 421

Meriahkan HUT Kota Jakarta ke 498, Kesbangpol DKI Gelar Gebyar Pembauran Kebangsaan

Bakesbangpol DKI Selenggarakan Gebyar Pembauran Kebangsaan

Minggu, 29 Juni 2025 1564

BERITA POPULER
Gubernur pramono sertifikat aset rezap

Pemprov DKI Terima 3.922 Sertifikat Aset Senilai Rp102 T

Jumat, 13 Februari 2026 538

Wagub Panen Raya Cianjur otoy

Wagub Hadiri Panen Raya di Cianjur

Kamis, 12 Februari 2026 797

Transjakarta 1e blok m pondok labu jati2

Transjakarta Berduka, Dukung Proses Penyelidikan Kecelakaan di Pondok Labu

Jumat, 13 Februari 2026 507

20260213 130728

Transjakarta: Insiden di Flyover Cijantung Karena Pengendara Motor Mengantuk

Jumat, 13 Februari 2026 455

Gubernur pramono Taman Bendera Pusaka rezap

Ada Fasilitas Olahraga Gratis, Taman Bendera Pusaka Segera Diresmikan

Jumat, 13 Februari 2026 362

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks