Jumat, 13 Februari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 301
(Foto: Istimewa)
Sekolah HighScope Indonesia (SHI) melalui Redea Institute mengumumkan final program Virtual Company Indonesia (VCI), sebuah platform simulasi bisnis mendalam bagi peserta didik SMA dan SMK.
Tahun ini, VCI diikuti tujuh sekolah jejaring dengan total 92 peserta didik yang terbagi dalam 18 tim. Mereka adalah peserta didik dari SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
"setiap anak memiliki peluang yang sama untuk berkembang,"
Menariknya, terdapat 11 peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang berhasil menjadi pemenang program Virtual Company Indonesia (VCI).
Para pemenang antara lain, enam peserta didik dari SMKN 51 Jakarta, satu peserta didik dari SMKN 20 Jakarta, dan empat peserta didik lainnya dari SMKN 43 Jakarta.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana menyampaikan, prestasi ini menunjukkan bahwa kesempatan, pembinaan, dan akses yang tepat dapat melahirkan talenta muda berdaya saing tinggi tanpa memandang latar belakang ekonomi.
“Karena setiap anak memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan berprestasi,” ujarnya, Jumat (13/2).
Nahdiana turut mengapresiasi program ini. Ia mengatakan, riset menunjukkan siswa yang aktif dalam kompetisi bisnis memiliki peluang lebih besar membangun usaha dan meraih penghasilan lebih tinggi.
“Program ini selaras dengan transformasi pendidikan vokasi melalui sinergi industri yang terus kami dorong,” katanya.
Founder & CEO Redea Institute, Antarina SF Amir, menegaskan bahwa tantangan terbesar pendidikan saat ini bukan pada akses informasi, melainkan implementasi nyata. Ia menilai, dunia nyata membutuhkan keberanian mengambil keputusan di tengah ketidakpastian.
“Melalui VCI, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi terjun langsung dalam dinamika bisnis,” ucapnya.
Kompetisi ini mendapat apresiasi tinggi dari para juri karena profesionalisme siswa dan ide peserta yang selaras dengan isu keberlanjutan global.
“Saya melihat optimisme besar terhadap masa depan ekonomi Indonesia melalui orientasi bisnis berbasis ESG dan sustainability,” ungkap Jacky Mussry, Vice Chancellor MarkPlus Institute.
Sekadar diketahui, dalam program Virtual Company Indonesia (VCI) ini para peserta harus mempresentasikan ide bisnis serta strategi manajerial di hadapan dewan juri yang terdiri dari praktisi industri dalam bahasa Inggris.
VCI telah melalui babak penyisihan Business Plan Competition pada 28 sampai 29 Januari 2026 di SHI TB Simatupang.
Berikut Daftar pemenang VCI 2026:
Kategori Advanced
• Outstanding Presentation: Caplok by NVCo
• Best Marketing Strategy: Titip Aja! by Kudeta
• Best Innovative Idea: Jelantic by Haegea
• Best Business Plan: Caplok by NVCo
Kategori Silver
• Outstanding Presentation: Santara – SMKN 20
• Best Marketing Strategy: Ventuphous – SMKN 51
• Best Innovative Idea: Revo’N – SMKN 43
• Best Business Plan: Santara – SMKN 20.