Rabu, 11 Februari 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: 262
(Foto: Nugroho Sejati)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan program untuk meriahkan Imlek, Ramadan dan Idulfitri, serta Hari Raya Nyepi selama Februari hingga Maret nanti.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menjelaskan, rangkaian kegiatan dimulai 13 hingga 17 Februari. Dari 17 menuju 18 Februari, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan program menyambut Ramadan, lalu Hari Raya Nyepi dan Idulfitri di bulan Maret.
"Wujud nyata Jakarta penuh warna,"
"Jadi dari 13 hingga 17 Februari kita merayakan Imlek. Kemudian, yang menarik nanti, dari 17 menuju 18, ada transisi kita masuk Ramadan," ujar Rano, Rabu (11/2).
Dikatakan Rano, untuk menyambut Ramadan nanti Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan perubahan tema kegiatan dari gelaran Imlek. Secara garis besar, program menyambut Ramadan dilaksanakan sekitar dua pekan.
"Dua pekan menjelang Idulfitri, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah program," beber Rano.
Selain program lampu hias, menurut Rano, pihaknya telah menyiapkan paket hiburan bekerjasama dengan sejumlah hotel dan pusat perbelanjaan.
"Diharapkan, paket program itu akan berdampak meningkatkan perekonomian Jakarta," imbuh Rano.
Setelahnya, Pemprov DKI Jakarta juga telah merencanakan program untuk merayakan Hari Raya Nyepi. Direncanakan, DKI Jakarta akan menghadirkan Ogoh-ogoh langsung dari Bali pada 8 Maret nanti.
Pada kisaran waktu yang sama, ungkap Rano, Pemprov DKI Jakarta akan memasang penjor-penjor di kawasan Bundaran HI.
"Rangkaian kegiatan perayaan hari raya ini sebagai wujud nyata Jakarta penuh warna," kata Rano.
Selain memeriahkan kota, tegas Rano, perayaan ini juga sebagai wujud nyata dari Bhineka Tunggal Ika.
"Jadi, tujuan kita mengadakan kegiatan ini, pertama untuk saling menjaga Jakarta dari segala aspek, keberagaman. Lalu kita sepakat kita berbeda, untuk itulah kita berikan ruang bagi saudara-saudara kita yang memang merayakan," tandasnya.