Rabu, 11 Februari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 290
(Foto: Nurito)
Usulan pembangunan lapangan futsal di lahan seluas 1,3 hektare mencuat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Jakarta Timur, Fauzi.
"Dibutuhkan masyarakat"
Fauzi mengatakan, Musrenbang merupakan agenda rutin tahunan untuk menampung aspirasi masyarakat. Ia menekankan pentingnya Rembuk RW dalam menyusun tabulasi perencanaan di tingkat RW sebagai pedoman kerja selama lima tahun masa jabatan.
"Perencanaan itu harus dipilah, mana yang bisa diusulkan dalam Musrenbang maupun dibiayai melalui swadaya masyarakat," ujarnya, Rabu (11/2).
Ia menambahkan, setiap usulan harus dihitung secara cermat saat survei lapangan agar sesuai dengan kebutuhan dan kewenangan instansi terkait.
"Kesalahan dalam penginputan dapat menyebabkan usulan ditolak karena tidak sesuai peruntukan," terangnya.
Lurah Malaka Jaya, Eko Purnomo Asih menjelaskan, Musrenbang tahun ini mengusung 52 usulan dari 13 RW. Rinciannya, 16 usulan terkait Suku Dinas Sumber Daya Air, 12 usulan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga, dan delapan usulan Suku Dinas Bina Marga.
Kemudian, delapan usulan Suku Dinas Perhubungan, dua usulan Suku Dinas Pendidikan, tiga usulan Suku Dinas Kebudayaan, serta tiga usulan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
"Menjadi prioritas kami adalah pembangunan lapangan futsal di RW 03 karena sangat dibutuhkan masyarakat," bebernya.
Menurutnya, lahan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta seluas kurang lebih 1,3 hektare tersebut masih memiliki area kosong.
"Warga juga mengusulkan perbaikan turap Saluran Penghubung Nusa Indah sepanjang kurang lebih 400 meter karena banyak bagian yang sudah ambrol," ucapnya.
Sementara itu, Ketua RW 03, Kelurahan Malaka Jaya, Heza Arifiansyah menuturkan, warga sangat membutuhkan sarana olahraga futsal. Selama ini, warga memanfaatkan lahan milik Pemprov DKI tersebut untuk berolahraga.
"Kami mengusulkan pembangunan lapangan futsal sebagai fasilitas olahraga sekaligus interaksi warga," imbuhnya.
Selain pembangunan lapangan futsal, lanjut Heza, warga juga mengusulkan normalisasi turap Saluran Penghubung Nusa Indah sepanjang kurang lebih 650 meter,l.
"Wilayah RT 13/03 kerap terjadi genangan akibat luapan Saluran Penghubung Nusa Indah dengan ketinggian air sekitar 40 hingga 60 sentimeter. Sehingga, pembangunan turap sangat diperlukan," tandasnya.