Selasa, 10 Februari 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 180
(Foto: Folmer)
Jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), berkomitmen untuk menerapkan keterbukaan informasi publik sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta.
Wakil Kepala Bappeda DKI Jakarta Deftrianov menegaskan, keterbukaan informasi menjadi instrumen penting untuk menjaga kepercayaan publik di tengah kebijakan efisiensi anggaran akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.
"Bukan hanya proses, tetapi juga substansi kebijakan,"
"Kami membuka diri bukan hanya proses, tetapi juga substansi kebijakan. Siapa pun dapat mengakses informasi publik yang tersedia,” katanya, Selasa (10/2).
Komitmen ini diapresiasi Ketua Bidang Edukasi, Sosialisasi, dan Advokasi (ESA) Komisi Informasi DKI Jakarta, Ferid Nugroh. Menurutnya, Bappeda. memiliki peran strategis sebagai pusat perencanaan pembangunan Jakarta.
Oleh karena itu, nilai-nilai keterbukaan informasi publik dinilai penting untuk dimasukkan secara eksplisit dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Jika Bappeda sebagai otak perencanaan menjadikan transparansi sebagai pijakan, maka badan publik lainnya akan terdorong untuk mengikuti,” tandasnya.