Senin, 09 Februari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 179
(Foto: Nurito)
Sebanyak 42 usulan dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Timur, Fauzi.
"Kebutuhan masyarakat"
Fauzi mengatakan, dari total 42 usulan yang masuk, satu usulan dibatalkan. Hal tersebut disebabkan usulan alat permainan edukasi (APE) yang seharusnya diajukan oleh RW justru diusulkan oleh Posyandu, sehingga ditolak oleh sistem.
"Kami berharap Musrenbang ini dapat menghasilkan perencanaan yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat, serta prioritas untuk memperbaiki kawasan Kelurahan Baru ke depan," ujarnya, Senin (9/2).
Ia menekankan pentingnya peran camat dan lurah dalam mengawal survei lapangan hingga proses input data agar pelaksanaannya berjalan cepat dan tepat.
Sementara itu, Lurah Baru Ichwan Hanafi, menambahkan, dari 42 usulan tersebut, sebanyak 41 usulan diteruskan dan satu usulan ditolak. Rinciannya, usulan yang berkaitan dengan Suku Dinas Bina Marga sebanyak 12 usulan, Suku Dinas Pemuda dan Olahraga tujuh usulan, serta Suku Dinas Perhubungan 13 usulan,l.
"Ada juga lima usulan untuk Suku Dinas Sumber Daya Air, dua usulan untuk Suku Dinas Kebudayaan, satu usulan untuk Suku Dinas Pendidikan, dan satu usulan untuk Suku Dinas Sosial," terangnya.
Menurutnya, banyaknya usulan sarana dan prasarana olahraga disebabkan wilayah Kelurahan Baru yang didominasi kompleks militer, sehingga kebutuhan fasilitas olahraga menjadi perhatian warga.
"Semoga semua yang menjadi kebutuhan riil warga ini dapat direalisasikan," tandasnya.