Senin, 09 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 111
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Kerja bakti sebanyak tiga kali dalam sepekan menjadi agenda rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus meminimalkan potensi genangan saat hujan.
"Kepedulian terhadap lingkungan"
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota untuk melaksanakan kerja bakti massal secara rutin setiap Selasa, Jumat, dan Minggu.
"Itu rutin kami lakukan di setiap wilayah. Untuk kerja bakti dalam skala besar dilaksanakan satu bulan sekali dengan titik lokasi yang berpindah-pindah,” ujarnya, Senin (9/2).
Anwar menjelaskan, selain kerja bakti, Pemkot Jakarta Selatan juga terus melakukan berbagai upaya mitigasi bencana, khususnya untuk mengantisipasi banjir dan genangan.
"Upaya ini sebenarnya sudah kami lakukan secara intensif sejak enam bulan lalu dan hingga saat ini masih terus berjalan," terangnya.
Ia menambahkan, melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Pemkot Jakarta Selatan secara rutin melakukan langkah-langkah antisipasi genangan, seperti normalisasi sungai, pengerukan sedimen di kali-kali besar, serta pembangunan dan normalisasi embung agar fungsinya lebih optimal.
Selain itu, pihaknya juga mengintensifkan pembangunan sumur resapan dalam dengan kedalaman mencapai 30 meter. Sumur resapan tersebut mampu menyerap hingga 10.000 liter air dalam waktu sekitar 20 menit.
"Seluruh pengadaan peralatan dan pendukung kegiatan ini juga terbantu melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR," ungkapnya.
Anwar berharap, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dapat menjadi contoh dan mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menjaga lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah.
"Kepedulian terhadap lingkungan harus terus ditingkatkan, tidak hanya pada saat musim hujan. Menjaga kebersihan harus menjadi aktivitas rutin dalam kehidupan sehari-hari," tandasnya.