Sabtu, 07 Februari 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 135
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Dinas Kesehatan bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta, sepakat memperkuat sinergi pembinaan serta pengawasan obat dan makanan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyambut baik dan menegaskan komitmen pihaknya untuk sinergi dan kolaborasi lebih lanjut.
Melindungi masyarakat dari produk yang berisiko terhadap kesehatan
“Kami selalu siap berkolaborasi serta bersinergi memastikan pembinaan serta pengawasan obat dan makanan di Jakarta sesuai ketentuan berlaku,” ucapnya, Jumat (6/2) kemarin.
Hal senada diucapkan Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar. Dia mengapresiasi koordinasi yang sudah terjalin baik dengan jajaran Dinas Kesehatan selama ini.
Sofi mengungkapkan, pihaknya bersama Dinkes DKI telah membahas sejumlah agenda strategis terkait hasil pengawasan pada sarana distribusi obat, aktivasi Tim Koordinasi Pembinaan dan pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM).
Kemudian, upaya pengendalian Antimicrobial Resistance (AMR), pelaksanaan satgas MBG serta penanganan keracunan pangan di Jakarta.
“Melalui penguatan kolaborasi dan kerjasama ini tentunya akan semakin mengefektifkan pengawasan obat dan makanan di Jakarta,” katanya.
Diharapkan Sofie, koordinasi ini akan memperkuat dan semakin meningkatkan sinergi serta kolaborasi, sehingga bisa melindungi masyarakat dari produk yang berisiko terhadap kesehatan.