BBPOM dan Pemkot Jakut Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

Kamis, 05 Februari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 629

Pemkot jakut bbpom anita ist

(Foto: Istimewa)

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan obat dan makanan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui pertemuan koordinasi yang digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

"Sinergisitas ini penting"

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwarman mengatakan, pertemuan tersebut membahas penguatan peran Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM) di Jakarta Utara agar lebih aktif dan berkelanjutan.

"Pembahasan mencakup monitoring penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman, pembentukan Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG), serta upaya pengendalian Antimicrobial Resistance (AMR)," ujarnya, Kamis (5/2).

Sofiyani menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan sistem pengawasan Obat dan Makanan yang efektif. Pengawasan tidak hanya berfokus pada pengendalian produk, tetapi juga pembinaan pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar memenuhi standar dan regulasi yang berlaku.

"Melalui kolaborasi yang telah terbangun, kami terus mendorong pengawasan yang lebih efektif sekaligus pembinaan bagi pelaku UMKM agar produk yang dihasilkan aman, bermutu, dan berdaya saing," terangnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan kerja sama tersebut. 

Ia memastikan kesiapan Pemkot Jakarta Utara untuk bersinergi dalam berbagai program pembinaan dan pengawasan Obat dan Makanan, termasuk mendukung pelaksanaan Satgas Makan Bergizi Gratis.

"Sinergisitas ini penting agar setiap program berjalan tepat sasaran dan keamanan pangan masyarakat tetap terjamin," ungkapnya.

Wawan berharap, kolaborasi antara Pemkot Jakarta Utara dan BBPOM di Jakarta dapat terus berlanjut sehingga sistem pengawasan Obat dan Makanan semakin responsif, terpadu, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

"Kami juga mengimbau seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan pangan, karena keamanan obat dan makanan merupakan tanggung jawab bersama demi kesehatan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BPOM tinjau distribusi MBG di SDN 05 Pagi Jati

BBPOM Tinjau Distribusi MBG di SDN 05 Jati

Rabu, 21 Januari 2026 618

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7625

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2886

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2292

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1780

Ani ruspitawati ist (1)

Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 2093

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks