Jumat, 06 Februari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 93
(Foto: Nurito)
Sebanyak 40 usulan dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur, Bambang Pangestu.
"Pembangunan saluran air"
Bambang mengatakan, dari total 40 usulan yang disampaikan, nantinya hanya tiga usulan dari masing-masing RW yang akan dibahas di tingkat kecamatan. Untuk itu, setiap RW sudah diminta mengajukan usulan berdasarkan skala prioritas sesuai kebutuhan masyarakat.
"Saya berpesan agar jangan sampai dari hasil pembangunan fisik justru menimbulkan masalah di kemudian hari. Usulan fisik harus dipastikan terlebih dahulu status lahannya," ujarnya, Jumat (6/2).
Bambang menjelaskan, usulan yang tidak dapat direalisasikan umumnya terkendala status kepemilikan lahan. Jika lahan masih merupakan aset pribadi, maka tidak bisa dilaksanakan dan perlu dihibahkan terlebih dahulu kepada pemerintah agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Lurah Munjul, Tari Djutari, menambahkan, dari 40 usulan tersebut terdiri dari 29 usulan fisik dan 11 usulan pengadaan barang. Usulan tersebut meliputi 11 usulan terkait Suku Dinas Bina Marga, 10 usulan Sudin Sumber Daya Air (SDA), tujuh usulan Sudin Perhubungan, lima usulan Sudin Pemuda dan Olahraga, tiga usulan Sudin Perpustakaan dan Kearsipan, serta lima usulan Sudin Kebudayaan.
"Usulan skala prioritas kami adalah pembangunan saluran air sepanjang kurang lebih dua kilometer di sisi kiri dan kanan Jalan Raya Munjul," terangnya.
Menurutnya, kondisi eksisting saluran air di lokasi tersebut banyak yang rusak dan turapnya ambrol, sehingga mengganggu aliran air dan berpotensi menimbulkan genangan saat hujan.
Prioritas lainnya, lanjut Tari, perlunya pembangunan gedung sekolah negeri tingkat SMP dan SMA karena hingga saat ini belum terdapat sekolah negeri di wilayah Kelurahan Munjul.
"Kami juga mengusulkan pengaspalan Jalan Buni yang merupakan akses utama menuju kantor kelurahan, mengingat kondisinya sudah rusak parah," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RW 02, Kelurahan Munjul, Saiman menyampaikan harapannya agar perbaikan saluran air di Jalan Raya Munjul dapat segera direalisasikan.
"Kondisi saluran air memang sudah rusak, maka perlu segera diperbaiki agar kerusakannya tidak semakin parah. Kita ingin saluran itu bisa berfungsi optimal," tandasnya.