Kamis, 05 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 168
(Foto: Andri Widiyanto)
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan menargetkan sterilisasi terhadap 2.500 ekor kucing sepanjang tahun 2026. Program tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga populasi kucing.
"Populasi kucing terus bertambah cepat"
Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Selatan, Irawati Harry Artharini mengatakan, target sterilisasi di 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya dengan jumlah 2.300 ekor kucing.
"Tahun lalu target kami sebanyak 2.300 ekor. Alhamdulillah, realisasinya melampaui target dengan total 2.569 ekor kucing berhasil disterilisasi," ujarnya, Kamis (5/2).
Irawati menjelaskan, dalam pelaksanaan sterilisasi kucing, pihaknya menerapkan sejumlah metode guna mencapai target yang telah ditetapkan. Salah satunya melalui kolaborasi dengan pihak kecamatan, dengan target sterilisasi sebanyak 125 ekor kucing jantan di setiap kecamatan.
"Metode swakelola juga dilaksanakan di klinik dokter hewan yang ditunjuk oleh Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) untuk mensterilisasi sebanyak 500 ekor kucing betina," terangnya.
Ia menambahkan, metode lainnya adalah Trap-Neuter-Return (TNR), yakni kucing yang ditangkap untuk kemudian disterilisasi dan dikembalikan ke habitat asalnya. Program ini menyasar sebanyak 750 ekor kucing, khususnya di lokasi yang banyak menerima aduan dari masyarakat.
"Harapan kami pada tahun ini dapat menjangkau lebih banyak kucing. Meskipun target selalu terlampaui, kami tidak cepat berpuas diri karena populasi kucing terus bertambah cepat, baik akibat dilepasliarkan maupun faktor lainnya," tandasnya.