Pramono Ingatkan Aset Fasos Fasum Dimanfaatkan untuk Publik

Rabu, 04 Februari 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1659

Gubernur pramono fasos fasum rezap

(Foto: Reza Pratama Putra)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar penandatanganan bersama Berita Acara Serah Terima (BAST) Pemenuhan Kewajiban Penyerahan Fasos/Fasum Semester II 2025 dari pengembang kepada Pemprov DKI Jakarta yang disaksikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Pramono mengapresiasi para pengembang pemegang Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT), Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (IPPT), dan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang (IPPR) yang telah memenuhi kewajiban mereka dalam menyerahkan fasilitas fasos fasum kepada Pemprov DKI.

"memanfaatkan fasum-fasos ini untuk kepentingan publik sebaik-baiknya,"

"Saya ingin memberikan apresiasi. Ini merupakan bagian dari transparansi yang kita lakukan bersama, kewajiban fasos-fasum diserahkan kepada Pemerintah DKI Jakarta," ujar Pramono, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/2).

Pramono menyampaikan, penyerahan aset ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk transparansi dan kepercayaan antara pemerintah dan pengembang. Ia mengingatkan jajarannya agar aset yang telah diterima segera dimanfaatkan untuk kepentingan publik, bukan sekadar disimpan sebagai catatan di Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD).

"Saya minta kepada Inspektur untuk segera melakukan dan memanfaatkan fasum-fasos ini untuk kepentingan publik sebaik-baiknya. Jangan kemudian aset ini hanya diterima, disimpan, tidak dimanfaatkan secara baik dan terbuka," katanya.

Pramono juga mengingatkan pengembang yang masih menunggak kewajiban agar patuh menyerahkan fasos fasum kepada Pemprov DKI. Ia meminta Inspektorat Provinsi DKI agar memberikan surat peringatan dan mengambil tindakan tegas dengan melibatkan aparat penegak hukum, termasuk KPK.

"Saya minta kepada Inspektorat, bagi yang belum memenuhi kewajiban, tolong diingatkan. Disurati, diingatkan. Kalau memang tidak mau disurati, diingatkan, ya harus diambil tindakan," kata dia.

Menurutnya, pelibatan aparat penegak hukum merupakan bentuk transparansi pemerintah dalam memanfaatkan fasilitas fasos fasum.

Dalam periode ini, Pemprov DKI berhasil menagih kewajiban dari para pengembang sebanyak 26 BAST dengan nilai mencapai Rp1,36 triliun. Perolehan ini mencakup lahan seluas 100.592 meter persegi, konstruksi seluas 22.181 meter persegi, serta konversi RSMS.

Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma menyampaikan, pada 2024, jumlah kewajiban fasos-fasum dari para pemegang SIPPT, IPPT, IPPR kepada Pemprov DKI berupa penyerahan lahan seluas 26.923.090 meter persegi, telah diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta seluas 18.244.850 meter persegi. Dan masih tersisa kewajiban yang belum diserahkan seluas 8.678.240 meter persegi, atau masih tersisa sebesar 32,23 persen.

"Dengan demikian, dari tahun 2023 sampai dengan tahun 2025, total kewajiban yang sudah diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta sebanyak 213 BAST senilai Rp42,537 triliun," katanya.

Dhany merinci, penyerahan BAST di Jakarta Utara senilai Rp627,37 miliar, Jakarta Selatan senilai Rp307,72 miliar, Jakarta Barat senilai Rp272,22 miliar, Jakarta Pusat senilai Rp102,75 miliar, dan Jakarta Timur senilai Rp56,77 miliar.

BERITA TERKAIT
Pramono Pastikan Pemprov DKI Bongkar Tiang Monorel Pekan Depan

Pembongkaran Tiang Monorel, Pramono Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Selasa, 06 Januari 2026 1266

Legislator Komisi D Minta Warga Tak Rusak Fasos-Fasum

Legislator Komisi D Minta Warga Tak Rusak Fasos-Fasum

Selasa, 14 Januari 2025 1425

Pramono Apresiasi Pengembang Serahkan Fasos Fasum ke Pemprov DKI

Pramono Apresiasi Pengembang Serahkan Fasos Fasum ke Pemprov DKI

Selasa, 29 Juli 2025 2140

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 28958

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11504

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6892

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 3822

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1580

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks