Rabu, 04 Februari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 119
(Foto: Nurito)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur bersama unsur tiga pilar membangun Posko Terpadu Jaga Jakarta di Jalan Raya Bogor, kawasan perempatan Pasar Rebo, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas. Pembangunan posko tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya tawuran di wilayah tersebut.
"Petugas piket dari unsur tiga pilar"
Lurah Susukan, Puji Akbar Sahroni mengatakan, pembangunan posko yang dimulai sejak pekan lalu bertujuan meningkatkan keamanan wilayah serta mencegah tawuran antarremaja maupun antarpelajar yang kerap terjadi di kawasan perempatan Pasar Rebo.
"Posko anti tawuran ini dibangun oleh unsur tiga pilar. Pelaksanaan pekerjaannya melibatkan 20 personel gabungan dari petugas PPSU, Suku Dinas Sumber Daya Air, dan Suku Dinas Bina Marga," ujarnya, Rabu (4/2).
Ia menargetkan, pembangunan posko berukuran 3x12 meter persegi tersebut rampung dalam sepekan. Posko dilengkapi dengan fasilitas kamar kecil serta panel data Posko Terpadu Jaga Jakarta yang memuat peta wilayah, tugas pokok dan fungsi kepolisian, struktur organisasi posko terpadu, hingga daftar petugas piket.
"Nantinya, posko ini akan diisi petugas piket dari unsur tiga pilar setiap hari dan mulai dioperasikan pada Jumat mendatang. Lokasi ini dipilih karena dinilai strategis, berada di kawasan perempatan Pasar Rebo atau kolong jalan layang," terangnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Susukan, Aiptu Yatman menambahkan, sejak adanya peningkatan pembinaan serta rencana pengoperasian posko, kasus tawuran di kawasan perempatan Pasar Rebo mulai menurun.
"Siskamling juga terus digencarkan untuk memastikan keamanan dan suasana kondusif terus terjaga," ucapnya.
Ia berharap, keberadaan Posko Terpadu Jaga Jakarta dapat menciptakan rasa aman dan nyaman di kawasan Pasar Rebo.
"Saya berpesan kepada para pelajar dan remaja untuk menjauhi tawuran. Mari sama-sama kita jaga persatuan, keamanan, dan kedamaian untuk kenyamanan bersama," tandasnya.