PMI Jaksel Bangun Hunian Penyintas Bencana di Agam

Rabu, 04 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 721

Pmi jaksel rumah hunian sumatra

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan membangun hunian tetap (huntap) atau Rumah Tumbuh bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

"Tempat tinggal yang lebih layak"

Ketua PMI Jakarta Selatan, Mundari mengatakan, pembangunan Rumah Tumbuh tersebut merupakan bentuk dukungan agar masyarakat terdampak bencana dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman.

"Rumah Tumbuh ini diharapkan menjadi motivasi bagi warga untuk bangkit dari musibah yang dialami," ujarnya, Rabu (4/2).

Mundari menjelaskan, pembangunan Huntap dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), di antaranya Perbanas dan PT Duta Elok Persada. 

"Setiap huntap dibangun berukuran 4x6 meter persegi. Masing-masing dilengkapi dua kamar tidur, konstruksi rangka, dinding dari papan semen dan serat kaca, serta fasilitas sanitasi mandi, cuci, kakus atau MCK," terangnya.

Menurutnya, sebanyak 15 unit Huntap dibangun PMI Jakarta Selatan dan diperuntukkan bagi warga Kecamatan Malalak, khususnya di Nagari Toboh yang belum terdata sebagai penerima bantuan serupa dari pihak lain.

"Kami tidak ingin terjadi tumpang tindih dengan program hunian sementara maupun hunian tetap yang digagas pemerintah atau pihak swasta, sehingga pendataan calon penerima dilakukan secara ketat," ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan ditargetkan rampung secara bertahap, yakni 10 unit rumah sebelum atau pada awal Ramadan dan lima unit sisanya sebelum Hari Raya Idulfitri.

"Pelaksanaan di lapangan tetap menyesuaikan dengan kondisi setempat. Kami berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar," bebernya,

Sementara itu, Kepala Markas PMI Kota Bukittinggi, Ahmad Jais menyampaikan, salah satu persyaratan penerima Huntap adalah rumah harus dibangun di atas tanah milik calon penerima guna menghindari potensi konflik di kemudian hari.

Selain itu, PMI menargetkan penerima manfaat dapat menempati huntap selama empat hingga lima tahun agar dalam kurun waktu tersebut mereka dapat memulihkan kondisi ekonomi keluarga.

"Melalui bantuan ini mereka diharapkan dapat menabung dan mempersiapkan pembangunan tempat tinggal yang lebih layak," ucapnya.

Ia menambahkan, PMI mulai melaksanakan tahap pembangunan Huntap pada 3 Februari 2026. Sebelumnya, tim PMI Jakarta Selatan telah melakukan peninjauan langsung ke Kabupaten Agam untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PMI Jakarta Selatan atas dukungan yang diberikan. Rumah Tumbuh ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 9621

IMG 20260516 WA0000

Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

Sabtu, 16 Mei 2026 4421

Pemeriksaan kesehatan otoy

Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

Senin, 18 Mei 2026 1588

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 3653

Banjir rob pesisir otoy

Waspada Potensi Banjir Rob Pesisir Jakarta hingga 21 Mei

Senin, 18 Mei 2026 986

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks