PMI Jaksel Bangun Hunian Penyintas Bencana di Agam

Rabu, 04 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 938

Pmi jaksel rumah hunian sumatra

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan membangun hunian tetap (huntap) atau Rumah Tumbuh bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

"Tempat tinggal yang lebih layak"

Ketua PMI Jakarta Selatan, Mundari mengatakan, pembangunan Rumah Tumbuh tersebut merupakan bentuk dukungan agar masyarakat terdampak bencana dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman.

"Rumah Tumbuh ini diharapkan menjadi motivasi bagi warga untuk bangkit dari musibah yang dialami," ujarnya, Rabu (4/2).

Mundari menjelaskan, pembangunan Huntap dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), di antaranya Perbanas dan PT Duta Elok Persada. 

"Setiap huntap dibangun berukuran 4x6 meter persegi. Masing-masing dilengkapi dua kamar tidur, konstruksi rangka, dinding dari papan semen dan serat kaca, serta fasilitas sanitasi mandi, cuci, kakus atau MCK," terangnya.

Menurutnya, sebanyak 15 unit Huntap dibangun PMI Jakarta Selatan dan diperuntukkan bagi warga Kecamatan Malalak, khususnya di Nagari Toboh yang belum terdata sebagai penerima bantuan serupa dari pihak lain.

"Kami tidak ingin terjadi tumpang tindih dengan program hunian sementara maupun hunian tetap yang digagas pemerintah atau pihak swasta, sehingga pendataan calon penerima dilakukan secara ketat," ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan ditargetkan rampung secara bertahap, yakni 10 unit rumah sebelum atau pada awal Ramadan dan lima unit sisanya sebelum Hari Raya Idulfitri.

"Pelaksanaan di lapangan tetap menyesuaikan dengan kondisi setempat. Kami berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar," bebernya,

Sementara itu, Kepala Markas PMI Kota Bukittinggi, Ahmad Jais menyampaikan, salah satu persyaratan penerima Huntap adalah rumah harus dibangun di atas tanah milik calon penerima guna menghindari potensi konflik di kemudian hari.

Selain itu, PMI menargetkan penerima manfaat dapat menempati huntap selama empat hingga lima tahun agar dalam kurun waktu tersebut mereka dapat memulihkan kondisi ekonomi keluarga.

"Melalui bantuan ini mereka diharapkan dapat menabung dan mempersiapkan pembangunan tempat tinggal yang lebih layak," ucapnya.

Ia menambahkan, PMI mulai melaksanakan tahap pembangunan Huntap pada 3 Februari 2026. Sebelumnya, tim PMI Jakarta Selatan telah melakukan peninjauan langsung ke Kabupaten Agam untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PMI Jakarta Selatan atas dukungan yang diberikan. Rumah Tumbuh ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3140

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1755

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 676

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1344

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1190

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks