Pembebasan Lahan Tol Priok Diprediksi Rampung Bulan Depan

Rabu, 16 April 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Widodo Bogiarto 7947

pengerjaan jalan tol

(Foto: Bayu Suseno)

Meski sudah memasuki tahun kelima, namun proyek pembangunan akses jalan tol Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara, hingga kini belum ada tanda-tanda rampung. Padahal, pengerjaan proyek tersebut ditargetkan selesai awal tahun 2015. Pembebasan lahan menjadi faktor utama terhambatnya proyek senilai Rp 4,4 triliun itu.

Saya mengerti belum selesainya pengerjaan (akses jalan tol Tanjung Priok) menyebabkan kemacetan. Ini walikota sudah janjikan (pembebasan lahan) bulan depan rampung

Untuk mempercepat proses pembebasan lahan jalan tol, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo telah memberi instruksi kepada Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono untuk membantu pembebasan lahan tersebut.

"Saya mengerti belum selesainya pengerjaan (akses jalan tol Tanjung Priok) menyebabkan kemacetan. Ini walikota sudah janjikan (pembebasan lahan) bulan depan rampung," kata Jokowi saat mengecek pembangunan akses jalan tol Tanjung Priok, Rabu (16/4).

Menurut Jokowi, meski proyek jalan tol itu dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), namun Pemprov DKI bertanggungjawab dalam hal pembebasan lahan. Dari keseluruhan pengerjaan, saat ini masih terkendala 45 bidang lahan yang belum dibebaskan. Lahan yang belum dibebaskan masing-masing berada di wilayah Kecamatan Cilincing sebanyak 11 bidang dan Kecamatan Koja ada 34 bidang.

Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono menjelaskan, di Kalibaru, Cilincing tanah yang akan dibebaskan dibanderol dengan harga Rp 1,9 juta/m2. Sedangkan awalnya, permintaan warga mencapai Rp 10juta/m2.

"Kita turunkan sedemikian karena sebenarnya lahan itu adalah milik PT Pelindo, namun saat ini ditempati warga," kata Heru.

Sedangkan di Jl Jampea, Koja, warga sempat meminta harga mencapai Rp 35 juta/m2. Sementara harga penawaran yang diberikan adalah Rp 7 juta/m2.

"Karena warga menolak harga yang kami tawarkan, kami akhirnya menaikannya , hingga Rp 12,5 juta. Sekarang sudah keluar surat penetapan sehingga tak ada lagi negosiasi," tegas Heru.

Sementara itu, Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Djoko Murjanto mengatakan, pengerjaan proyek amat tergantung penyelesaian lahan. Ia mengakui, akibat penyelesaian pembebasan lahan terhambat akhirnya proyek tersebut molor.

"Kita tergantung kapan lahannya siap dan untuk pembebasannya memang bagian dari Pemprov. Bila memang selesai dalam satu bulan, secara keseluruhan, pengerjaan mungkin akan selesai antara pertengahan atau akhir 2015 nanti," tandasnya.

Proyek akses jalan tol Pelabuhan Tanjung Priok, secara keseluruhan mengerjakan sepanjang 11,58 kilometer dengan nilai total proyek Rp 4,4 triliun. Dengan rincian proyek yang terdiri dari seksi E1 Rorotan-Cilincing sepanjang 3,4 kilometer, seksi E2 Cilincing- Jampea (2,74 km), seksi E2A Jampea-Simpang Jampea (1,92 km), seksi NS Link Simpang Jampea-Yos Sudarso (2,42 km),  dan seksi NS Direct Ramp (1,1 km).

BERITA TERKAIT
macet_banjir_tmc_polda.jpg

Macet Parah, Jasa Transportasi Sehari Rugi Rp 11 M

Rabu, 29 Januari 2014 4440

motor_masuk_tol_.jpg

Hindari Genangan, Pemotor Nekat Melintas di Tol

Rabu, 05 Februari 2014 2818

kontainer_parkir.jpg

Jakut Bakal Terapkan Zonasi Pool Kontainer

Selasa, 01 April 2014 5995

operasi_kontainer3.JPG

Parkir Sembarangan, 2 Truk Kontainer Dikandangkan

Kamis, 20 Maret 2014 3097

bundaran hotel indonesia

Jakarta Raih Peringkat Pertama Kota Paling Global

Selasa, 15 April 2014 12375

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2509

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1203

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 966

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 512

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 409

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks