Selasa, 03 Februari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 142
(Foto: Doc)
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin menegaskan, pembangunan RDF Plant Rorotan sejak awal ditujukan untuk kepentingan masyarakat. Sebab itu, ia mendorong adanya dialog terbuka antara pemerintah dan warga terkait operasional fasilitas pengolahan sampah tersebut.
“Fasilitas ini kita siapkan untuk masyarakat. Oleh karena itu, kita akan kembali berdiskusi dengan warga,” ujar Khoirudin, Selasa (3/2).
"Fasilitas ini kita siapkan untuk masyarakat,"
Ia menjelaskan, RDF Plant Rorotan merupakan proyek dengan nilai investasi yang cukup besar. RDF Rorotan, lanjutnya, diharapkan mampu menjadi salah satu solusi atas persoalan sampah di Jakarta yang volumenya mencapai sekitar 8.300 ton per hari.
“Dana yang digelontorkan tidak sedikit. Harapannya, persoalan sampah Jakarta bisa teratasi. Ini adalah masalah kita bersama, sehingga perlu duduk bersama untuk memikirkan solusi terbaik,” katanya.
Lebih lanjut, Khoirudin menyerahkan sepenuhnya terkait tindak lanjut teknis operasional RDF Plant Rorotan kepada Pemprov DKI.
“Saya serahkan kepada pemerintah eksekutif untuk menyikapi hal tersebut,” ujarnya.
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI memastikan operasional RDF Plant Rorotan tetap berjalan secara bertahap dan terkendali tanpa adanya penghentian sementara. Keselamatan dan kenyamanan warga sekitar menjadi prioritas utama dalam pengoperasian fasilitas tersebut.
Sebagai infrastruktur strategis dalam modernisasi pengelolaan sampah, RDF Plant Rorotan diawasi secara ketat melalui sistem pengendalian emisi, penggunaan truk pengangkut tertutup berstandar terbaru, serta penyediaan pos pantau lingkungan guna mencegah potensi dampak seperti bau dan air lindi.
Pemprov DKI juga menegaskan komitmennya untuk bersikap transparan dan responsif terhadap setiap keluhan masyarakat, sehingga RDF Plant Rorotan dapat berfungsi optimal sebagai solusi jangka panjang dalam mengurangi ketergantungan pada sistem landfill.