Senin, 02 Februari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 267
(Foto: Istimewa)
Pelatihan tari Betawi yang diadakan di RPTRA Arung Palaka, Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu menjadi kegiatan yang dinantikan anak-anak. Penuh keceriaan, para peserta mengikuti setiap gerakan tari dalam suasana belajar yang menyenangkan dan mendidik.
"Mengenal budaya daerahnya"
Salah seorang siswi SDN 02 Pagi Pulau Kelapa, Nisa (8) mengaku, menari telah menjadi hobi yang rutin ia tekuni. Melalui pelatihan tersebut, ia dapat mempelajari gerakan baru sekaligus melatih rasa percaya diri.
"Aku suka menari. Kalau ada pelatihan pasti ikut supaya bisa lebih bagus. Kalau nanti ada lomba, aku mau ikut juga," ujarnya, Senin (2/2).
Lurah Pulau Kelapa, Muhammad Adriansyah menjelaskan, pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak, terutama dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan kepercayaan diri.
"RPTRA bukan hanya tempat bermain, tetapi juga menjadi ruang pembinaan jangka panjang. Anak-anak dapat belajar seni, berinteraksi secara positif, serta mengenal budaya daerahnya," terangnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan RPTRA secara aktif dan berkelanjutan diharapkan mampu membuka peluang baru, baik bagi anak-anak maupun masyarakat sekitar.
"Melalui kegiatan positif ini, kami berharap lahir generasi muda pesisir yang percaya diri, kreatif, dan bangga terhadap budaya Betawi," ungkapnya.
Sementara itu, Pengelola RPTRA Arung Palaka, Arlan menjelaskan, pelatihan tari Betawi bertema Bocah Pesisir ini diikuti anak-anak usia sekolah dasar sebagai wadah penyaluran minat seni sekaligus pengenalan budaya lokal sejak dini.
"Kami ingin anak-anak pesisir memiliki ruang berekspresi yang positif. Meski pelatihan bersama pelatih profesional berlangsung sepekan, pembinaan akan tetap kami lanjutkan agar mereka terus berkembang dan siap tampil dalam berbagai kegiatan," tandasnya.