Jumat, 30 Januari 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 207
(Foto: Nugroho Sejati)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meminta seluruh jajaran Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk menjaga kinerja dengan terus menjaga integritas, beradaptasi dengan dinamika zaman, serta mengembangkan profesionalisme dan inovasi.
"Semakin adaptif dan responsif terhadap penguatan inovasi layanan,"
"Di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, kita dituntut untuk semakin adaptif dan responsif terhadap penguatan inovasi layanan," ujar Rano, saat menghadiri Gebyar Setia Fest menyambut HUT ke-11 DPMPTSP DKI Jakarta, Jumat (30/1) di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan.
Rano menegaskan, DPMPTSP memiliki peran strategis dalam mendukung upaya peningkatan peringkat kota global Jakarta. Karena itu, seluruh insan DPMPTSP di setiap tingkatan dimintanya siap menangkap peluang investasi dan berperan sebagai mitra strategis yang solutif.
"Saya membayangkan, ke depan masyarakat dan investor dapat mengakses layanan perizinan serta investasi di service point manapun dengan standar pelayanan yang sama," ucap Rano.
Dilanjutkannya, saat ini Jakarta tengah menjalani fase transformasi besar menuju Top 50 Global City Index pada 2030 dan Top 20 pada 2045.
Dengan posisi Jakarta yang kini berada di peringkat 71, Rano menegaskan, pihaknya menargetkan lompatan signifikan melalui peningkatan sekitar 20 peringkat dalam empat tahun ke depan.
Untuk bisa merealisasikan visi itu, Rano menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta telah mendorong berbagai program strategis. Mulai dari peluasan rute TransJakarta hingga kawasan Bodetabek, penyediaan transportasi publik gratis bagi 15 golongan,.
Kemudian, revitalisasi ruang publik integrasi seperti Blok M Hub, peresmian JPO Ancol-JIS, hingga persiapan groundbreaking mega project Giant Sea Wall Jakarta pada September 2026.
"Pada usia 11 tahun, saya meyakini insan DPMPTSP telah memiliki fondasi talenta, pendidikan, dan pengalaman yang kuat. Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat langkah untuk bergerak, menjadikan Jakarta sebagai Kota Global," tandasnya.