Jumat, 30 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 472
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, meninjau persiapan deklarasi Open Defecation Free (ODF) di Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan dan komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan rencana aksi pembangunan tangki septik komunal.
"Kolaborasi lintas sektor"
Iin mengatakan, rencana aksi tersebut akan dilaksanakan melalui sinergi berbagai unsur, mulai dari unit kerja perangkat daerah (UKPD) terkait, pemerintah wilayah, hingga badan usaha milik daerah (BUMD) yang memberikan dukungan, seperti Paljaya dan PAM Jaya.
"Rencana aksi ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor agar pembangunan tangki septik komunal dapat berjalan optimal dan berkelanjutan," ujarnya, Jumat (30/1).
Iin menjelaskan, Paljaya dan PAM Jaya menjadi penggerak utama selain Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP).
Menurutnya, peran lurah dan camat sangat penting dalam melakukan pendekatan persuasif kepada warga, mengingat masih terdapat dua RW di Kelurahan Tomang yang sistem pembuangan limbahnya masih bersifat terbuka.
Kondisi ini menjadi perhatian serius kami bersama Puskesmas Pembantu Kelurahan, kecamatan, serta Suku Dinas Kesehatan.
"Penggunaan tangki septik terbuka di RW 12 dan RW 13 berdampak buruk terhadap sanitasi dan kesehatan masyarakat, yang berpotensi memicu penyakit seperti tuberkulosis dan stunting," terangnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat berkomitmen agar deklarasi ODF di Kelurahan Tomang dapat melengkapi capaian 100 persen ODF di seluruh wilayah Jakarta Barat yang mencakup 56 kelurahan.
Iin meminta jajarannya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemilik rumah kontrakan, agar turut berpartisipasi menyediakan tangki septik yang layak bagi para penghuni.
"Jika memungkinkan, kami akan memulai gerakan ini sebelum bulan Ramadan. Kami akan menyiapkan lokasi dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat bersama Paljaya. Targetnya, satu titik pembangunan dapat diselesaikan sepenuhnya setelah Idulfitri" bebernya.
Sementara itu, Lurah Tomang, Mansur memaparkan, terdapat delapan titik lokasi yang direncanakan untuk diperbaiki di dua RW tersebut. Setiap titik diharapkan dapat melayani sekitar 500 hingga 600 jiwa.
"Sesuai arahan Ibu Wali Kota, pembangunan akan segera dilaksanakan setelah peninjauan ini. Tentu ini menjadi harapan kita bersama karena pembangunan tangki septik komunal merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," tandasnya.