Rencana Perluasan Pelabuhan Muara Angke Dinilai Tepat

Jumat, 30 Januari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1131

Pelabuhan Muara Angke

(Foto: Yoanna Alverina)

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewato menilai, rencana perluasan kapasitas Pelabuhan Perikanan Muara Angke sebagai langkah positif untuk mengatasi kepadatan ekstrem akibat penumpukan lebih dari 2.500 kapal.

"Memperbaiki infrastruktur pelabuhan adalah hal baik,"

Meski demikian, Wahyu mengingatkan agar kebijakan tersebut dibarengi dengan pengaturan dan pengawasan yang memadai. Menurutnya, perluasan infrastruktur harus diikuti tata kelola pelabuhan yang baik agar aktivitas kapal dapat berjalan optimal sesuai kapasitas yang direncanakan.

“Pada dasarnya, upaya memperluas dan memperbaiki infrastruktur pelabuhan adalah hal yang baik. Namun, hal itu harus diimbangi dengan pengaturan serta pengawasan yang memadai, sehingga pengoperasiannya benar-benar mampu menampung aktivitas kapal secara maksimal sesuai kapasitas yang direncanakan,” ujar Wahyu, Jumat (30/1).

Lebih lanjut, ia menyampaikan, pentingnya koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Pelabuhan Perikanan Muara Angke. Dengan duduk bersama, kata dia, rencana perluasan kolam labuh dapat dilaksanakan dengan baik sekaligus dioperasikan secara optimal ke depan.

“Pengelolaan pelabuhan perikanan yang baik tentu akan menguntungkan semua pihak, termasuk masyarakat Jakarta yang dapat menikmati ketersediaan ikan untuk dikonsumsi,” katanya.

Wahyu juga menjelaskan, kepadatan di pelabuhan tidak hanya disebabkan oleh keterbatasan kapasitas, tetapi juga jumlah kapal yang melebihi daya tampung serta pengaturan pelabuhan yang belum efektif. Selain itu, faktor cuaca kerap membuat kapal bertahan lebih lama di pelabuhan untuk berlindung.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berkomitmen segera memperluas kapasitas Pelabuhan Perikanan Muara Angke guna mengatasi kepadatan ekstrem akibat penumpukan lebih dari 2.500 kapal.

Pemprov DKI berencana menambah daya tampung hingga 500-600 kapal dalam waktu dekat untuk mengurai kemacetan lalu lintas laut yang sempat viral di media sosial.

Selain perluasan fisik, Pramono juga meminta pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara pemberian izin kapal baru di kawasan tersebut agar beban pelabuhan tidak semakin melampaui kemampuan operasional.

BERITA TERKAIT
Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Jakarta Utara

Kolam Labuh Pelabuhan Perikanan Muara Angke Bakal Diperluas

Kamis, 29 Januari 2026 928

Kapal cepat ke Kepulauan Seribu belum beroperasi akibat cuaca ekstrem

Kapal Cepat Dishub Belum Beroperasi untuk Utamakan Keselamatan

Rabu, 28 Januari 2026 1294

Cuaca ekstrem di Jakarta

BPBD DKI Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem 26 Januari-1 Februari

Senin, 26 Januari 2026 1199

Pernyataan Transjakarta mengenai Bus Tergenang Air Viral di Media Sosial

Bus Tergenang Air Viral di Medsos Bukan Armada Transjakarta

Jumat, 23 Januari 2026 1468

BERITA POPULER
Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 2636

Hbkb rasuna said bilal

Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

Kamis, 24 September 2026 995

IMG 20260921 WA0072

Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

Senin, 21 September 2026 1402

Dany ramdany

Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

Kamis, 24 September 2026 827

LRT ujicoba jati

Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

Senin, 21 September 2026 1138

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks