Rabu, 28 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 340
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 158 mustahik di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu diberikan santunan bantuan paket Sembako dan santunan dari The Antheia Project bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu. Bantuan tersebut disambut antusias dan penuh haru para penerima manfaat.
"Merasa benar-benar diperhatikan"
Salah seorang warga Pulau Panggang, Siti Aminah (45) mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Paket sembako tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari, terutama mengingat harga kebutuhan pokok di wilayah kepulauan relatif lebih mahal.
"Alhamdulillah, bantuan ini sangat meringankan beban kami. Apalagi harga kebutuhan pokok di pulau cukup mahal. Kami merasa benar-benar diperhatikan," ujarnya, Rabu (28/1).
Lurah Pulau Panggang, Jamaluddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada The Antheia Project atas kepedulian yang terus diberikan kepada masyarakat. Program sosial tersebut membawa dampak positif yang nyata, khususnya bagi warga kurang mampu.
"Warga sangat terbantu. Bantuan ini tepat sasaran dan dilakukan secara berkelanjutan," terangnya.
Jamaluddin menjelaskan, bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa paket Sembako, tetapi juga santunan berupa uang tunai. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan serta kesehatan anak-anak.
"Semoga program ini terus berlanjut dan dapat memperkuat solidaritas sosial demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan," ungkapnya.
Sementara itu, Co-Founder The Antheia Project, Ruhani Nitiyudo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam mendampingi masyarakat di Kepulauan Seribu.
"Kami ingin masyarakat di pulau-pulau tetap merasakan perhatian dan kepedulian. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga," bebernya.
Ia menambahkan, setiap paket Sembako yang diberikan memperhatikan kecukupan gizi. Isi paket tersebut antara lain beras, minyak goreng, gula, teh, abon, serta produk UMKM lokal seperti kerupuk ikan Pulau Tidung dan teri Pulau Lancang.
"Penggunaan produk lokal juga menjadi bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat setempat," tuturnya.
Ruhani menyampaikan, untuk santunan anak yatim masing-masing diberikan bantuan sebesar Rp 1 juta, sedangkan yatim piatu menerima Rp 2 juta.
"Secara keseluruhan, kami telah menyalurkan sebanyak 892 paket Sembako kepada warga di enam kelurahan, serta santunan bagi 332 yatim dan yatim piatu. InsyaAllah, program ini akan terus berjalan," tandasnya.