Rabu, 28 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 242
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat menggencarkan program Sapa Sekolah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik serta tenaga pendidik.
"Menciptakan rasa aman dan nyaman"
Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Herry Purnama mengatakan, melalui program tersebut, Satpol PP hadir untuk memastikan para pelajar dan guru merasa aman saat berangkat maupun pulang sekolah.
"Personel kami sudah bersiaga di sekolah sebelum jam masuk, mencakup semua jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA, baik sekolah negeri maupun swasta," ujarnya, Rabu (28/1).
Herry menjelaskan, program Sapa Sekolah merupakan implementasi dari fungsi ketiga Satpol PP, yaitu perlindungan masyarakat. Fungsi tersebut meliputi penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum), penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada), serta perlindungan masyarakat.
"Kami menjalankan fungsi ini dengan hadir di lingkungan pendidikan guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi guru, orang tua murid, maupun para pelajar," terangnya.
Ia menambahkan, dua personel yang ditempatkan di setiap sekolah tidak hanya membantu pelajar dan guru saat menyeberang jalan, tetapi juga memberikan imbauan kepada siswa agar menghindari tawuran, perundungan (bullying), serta berbagai kegiatan negatif lainnya.
"Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, kami siap melakukan penyisiran terhadap murid yang tidak masuk sekolah atau membolos pada jam pelajaran atas permintaan pihak sekolah," ungkapnya.
Menurutnya, untuk menjamin kehadiran petugas di sekolah, Satpol PP Jakarta Barat telah menyediakan sistem pelaporan melalui tautan bitly. Setiap personel yang bertugas wajib membuat laporan kegiatan yang kemudian direkap dan ditinjau secara berkala.
"Sejak kemarin, meskipun ada kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), kami tetap bersiaga dengan menyesuaikan kondisi yang ada," bebernya.
Herry berharap, program Sapa Sekolah dapat terus berjalan secara efektif dan efisien serta mendapat dukungan dari berbagai unsur lainnya. Sebab, Satpol PP harus hadir di tengah masyarakat, termasuk di dunia pendidikan.
"Sebelumnya kami sudah memiliki program Prabu Jakarta yang melibatkan 25 perwakilan peserta didik di setiap sekolah. Program Sapa Sekolah ini berperan di area luar sekolah," tandasnya.