Selasa, 27 Januari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 175
(Foto: Istimewa)
Sebanyak enam meter kubik sampah sisa genangan yang terjadi pada akhir pekan lalu berhasil diangkut oleh Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup (Satpel LH) Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Seluruh sampah tersebut kemudian dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
"Kebersihan terus terjaga"
Kepala Satpel LH Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah mengatakan, enam meter kubik sampah tersebut berasal dari wilayah Kelurahan Cawang dan Kelurahan Balekambang. Proses pengangkutan dilakukan sejak Minggu (25/1) hingga Senin (26/1) sore.
"Rinciannya, dari Kelurahan Cawang sebanyak dua meter kubik dan dari Kelurahan Balekambang sebanyak empat meter kubik. Kita pastikan kebersihan terus terjaga," ujarnya, Selasa (27/1).
Ia menambahkan, untuk sampah sisa genangan di Kelurahan Cililitan direncanakan baru akan diangkut pada hari ini. Estimasi sampah yang belum terangkut di wilayah tersebut mencapai sekitar empat meter kubik dengan rincian masing-masing dua meter kubik di RW 06 dan RW 16.
"Untuk sampah sisa genangan akibat luapan Kali Ciliwung ditangani oleh tim Satuan Tugas Unit Pengelola Sampah (UPS) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta," terangnya.
Sementara itu, salah seorang warga RW 05, Kelurahan Cawang, Agung (49) mengapresiasi gerak cepat jajaran Satpel LH Kramat Jati bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) setempat dalam membersihkan sampah pascagenangan agar lingkungan segera kembali bersih.
"Penanganan cepat ini sangat penting agar sampah tidak menumpuk di permukiman warga yang dapat menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi menimbulkan penyakit," tandasnya.