Legislator Dukung Normalisasi Kali untuk Tangani Persoalan Banjir

Senin, 26 Januari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 362

Sudin SDA Jakarta Selatan mengeruk lumpur Kali Krukut

(Foto: Andri Widiyanto)

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmuda mendukung langkah Pemprov DKI yang memprioritaskan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Barat sebagai solusi jangka menengah dan panjang untuk mengatasi banjir tahunan di ibu kota.

"kerja bakti perlu diaktifkan kembali,"

Ida menilai, kebijakan Pemprov DKI yang memfokuskan penanganan banjir di sejumlah titik strategis sudah tepat. Menurutnya, pemerintah tidak mungkin menangani seluruh wilayah Jakarta secara serentak, sehingga diperlukan fokus penanganan yang terukur tanpa mengabaikan pemeliharaan di wilayah lain.

“Kalau semuanya dikerjakan bersamaan itu mustahil. Jadi memang harus fokus. Tapi wilayah yang tidak menjadi konsentrasi utama tetap dikerjakan, meskipun skalanya tidak besar. Ini patut diapresiasi,” ujar Ida, Senin (26/1).

Meski demikian, Ida mengingatkan Pemprov DKI agar tetap menjalankan kegiatan rutin, seperti pengurasan, perawatan, dan perbaikan saluran air di wilayah yang belum menjadi prioritas utama.

Ia juga memastikan DPRD DKI akan terus memantau pelaksanaan program penanganan banjir dengan meminta laporan perkembangan dari dinas terkait secara berkala.

“Kami akan menerima laporan progres dari dinas, baik melalui rapat kerja maupun sidak, untuk memastikan target yang sudah ditetapkan gubernur benar-benar tercapai,” jelasnya.

Ida optimistis program penanganan banjir dapat berjalan dengan baik, mengingat pengalaman dan kinerja Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum yang dinilai mumpuni.

Selain peran pemerintah, Ida menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan banjir. Ia berharap wali kota, camat, lurah, hingga pengurus RT dan RW dapat kembali menggerakkan kegiatan kerja bakti secara rutin.

Menurut Ida, kerja bakti perlu diterapkan di seluruh wilayah DKI Jakarta, tidak hanya di kawasan padat penduduk, tetapi juga di kawasan perumahan dan kompleks. Dengan kerja bakti, kata Ida, dapat terbangun kerja sama antara pemerintah daerah dan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Dengan kondisi cuaca yang ekstrem dan sulit diprediksi, kerja bakti perlu diaktifkan kembali. Warga bisa membantu membersihkan saluran atau got di depan rumah masing-masing,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pramono Tinjau Penyintas Banjir di Rawa Buaya

Gubernur Tinjau Penyintas Banjir di Rawa Buaya

Sabtu, 24 Januari 2026 840

Gubernur DKI Jakarta bersama Wakil Menteri Pekerjaan Umum meninjau Pintu Air Cengkareng Drain

Infrastruktur Pengendali Banjir Cengkareng Drain Dipastikan Optimal

Jumat, 23 Januari 2026 863

Dinas LH Tangani Sampah Badan Air dari Hulu hingga Hilir

Saringan Sampah TB Simatupang Dioptimalkan Kurangi Risiko Banjir

Jumat, 23 Januari 2026 952

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike memberikan keterangan pers

Legislator Tekankan Edukasi Masyarakat Jadi Kunci Pengurangan Sampah

Minggu, 25 Januari 2026 536

BERITA POPULER
Mudik Terminal Kampung Rambutan otoy

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Kamis, 12 Maret 2026 6445

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 907

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1500

Stok Pangan Jakarta Aman otoy

Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

Jumat, 13 Maret 2026 1389

Jakarta siap bangun pltsa tangani masalah sampah

Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

Kamis, 12 Maret 2026 1488

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks