Senin, 26 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 226
(Foto: Anita Karyati)
Petugas Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Koja, Jakarta Utara berhasil menyelesaikan pengerukan sedimen lumpur dan sampah di saluran air Gang Puskesmas, RT 03/05, Kelurahan Tugu Selatan.
"Mengerahkan 10 personel Pasukan Biru"
Kepala Satpel SDA Kecamatan Koja, Slamet Riyanto mengatakan, penumpukan sedimen lumpur dan sampah diduga menghambat aliran air sehingga berpotensi menimbulkan genangan saat hujan.
"Kami langsung menindaklanjuti laporan warga. Saluran ini tertutup pelat beton, sehingga warga sulit memantau kondisinya dan berpotensi menyebabkan genangan saat hujan," ujarnya, Senin (26/1).
Slamet menjelaskan, pengerukan dilakukan sepanjang 25 meter di dua sisi dengan lebar dan tinggi sekitar 40 sentimeter. Ketebalan sedimen lumpur yang mengendap mencapai kurang lebih 20 sentimeter.
"Kami mengerahkan 10 personel Pasukan Biru beserta peralatan pendukung. Pekerjaan dimulai sejak Kamis lalu dan kemarin telah rampung. Total lumpur dan sampah yang berhasil diangkut sekitar 12 meter kubik," terangnya.
Menurutnya, pengerukan saluran ini merupakan bagian dari kegiatan rutin pemeliharaan saluran air sekaligus upaya pencegahan genangan di permukiman warga, khususnya saat curah hujan tinggi.
"Kami mengimbau warga agar turut menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke saluran air dan segera melapor jika terjadi penyumbatan agar dapat segera ditangani," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga RT 03/05, Syakir (45) mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan jajaran Satpel SDA Kecamatan Koja. Sebab, sebelum dilakukan pengerukan, saluran air di wilayah tersebut kerap meluap saat hujan deras.
"Alhamdulillah, sekarang salurannya sudah bersih dan air mengalir lancar. Terima kasih kepada petugas yang cepat menindaklanjuti laporan kami," tandasnya.