Kamis, 22 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Andry 184
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Majelis Nasional Republik Korea bersama Korea International Cooperation Agency (KOICA) melakukan kunjungan ke Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Taruna Jaya 1, Tebet Barat, Tebet, Jakarta Selatan.
"Saya melihat banyak pemuda mengikuti pelatihan keterampilan hidup,"
Dalam kunjungan tersebut, Ketua Majelis Nasional Republik Korea, Woo Won-Shik beserta rombongan turut didampingi Staf Khusus (Stafsus) Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim dan Kepala PSBR Taruna Jaya 1, Haikal Shodri.
Woo Won-Shik mengatakan, kunjungan kali ini bertujuan untuk memantau sekaligus menindaklanjuti poin-poin yang telah disepakati guna meningkatkan kerja sama dan pertukaran antara kedua negara.
"Kunjungan saya kali ini ke Indonesia atas undangan dari Ibu Ketua DPR RI, Puan Maharani. Ada beberapa hal yang telah disepakati," ujarnya, Kamis (22/1).
Menurut Woo Won-Shik, sejak tiga tahun lalu KOICA memberi dukungan penuh terhadap PSBR 1. Hal ini membuat fasilitas yang telah beroperasi panti ini menjadi sangat baik, sehingga program-program pun menjadi lebih efektif.
"Saya melihat banyak pemuda mengikuti pelatihan keterampilan hidup yang sangat praktis. Sebagai perwakilan dari negara pendukung, saya merasa bangga," ucapnya.
Woo Won-Shik berharap, dengan fasilitas dan program yang bagus, para pemuda Indonesia dapat beradaptasi dengan baik di masyarakat dan mewujudkan cita-cita mereka melalui pelatihan di sini.
"Kami, parlemen Korea akan terus berupaya melalui KOICA agar dukungan semacam ini dapat diperluas ke lebih banyak tempat," katanya.
Sementara itu, Ketua Majelis Nasional Republik Korea, Haikal Shodri beserta rombongan ingin meninjau bantuan kepada Pemerintah Indonesia melalui KOICA, yang ditujukan kepada Dinas Sosial DKI Jakarta.
Gedung panti ini, kata Haikal, merupakan salah satu hasil hibah yang telah direnovasi atau di-remodeling KOICA, sebuah lembaga di bawah naungan Pemerintah Korea Selatan.
"Hari ini, mereka ingin memastikan manfaat dari apa yang sudah dihibahkan tersebut," jelasnya.
Haikal menjelaskan, PSBR 1 memiliki kapasitas bagi 100 warga binaan, khususnya remaja rentan seperti mereka yang putus sekolah atau berasal dari keluarga kurang beruntung.
"Jadi bantuan yang KOICA berikan sangat membantu kami. Karena bantuan juga mencakup pelatihan bagi para petugas yang setiap harinya membina dan melatih para warga binaan kami," tandasnya.