Pintu Air dan Waduk Solusi Banjir di Kamal

Rabu, 21 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 1231

Atasi Banjir, Pemkot Jakbar Akan Bangun Pintu Air di Kelurahan Kamal

(Foto: doc)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan membangun pintu air untuk mencegah potensi banjir yang kerap terjadi di Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres. Pembangunan ini dilakukan menyusul tingginya risiko genangan akibat curah hujan deras serta kondisi wilayah yang relatif rendah.

"Menambah pintu air"

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan, pembangunan pintu air tersebut merupakan salah satu langkah konkret dalam upaya penanganan banjir.

"Saya melihat beberapa upaya yang akan kita lakukan bersama Sudin SDA, yaitu menambah pintu air. Pintu air ini akan menjadi salah satu upaya untuk menangani banjir di Kelurahan Kamal," ujarnya, Rabu (21/1).

Iin menjelaskan, pihaknya telah melakukan survei lokasi untuk menentukan titik paling mendesak bagi penempatan pintu air dan pompa.

Menurutnya, pembangunan pintu air yang dilengkapi pompa tersebut ditargetkan mulai direalisasikan secepatnya, bahkan diharapkan sudah selesai sebelum perayaan Imlek 2026.

"Teknis perancangannya ada di Sudin SDA, tetapi saya berharap sebelum Imlek sudah bisa direalisasikan," terangnya.

Selain pembangunan pintu air, Iin menambahkan, Pemkot Jakarta Barat juga tengah mengkaji rencana pembangunan waduk di sekitar aliran Kali Kamal.

"Ada aset lahan yang masih berada di Sudin Tamhut Jakarta Barat. Nantinya, akan ada koordinasi antara Sudin SDA dan Sudin Tamhut," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi genangan, Iin juga meminta agar Sudin SDA melakukan pengerukan sedimen lumpur di Kali Kamal secara rutin dan intensif. Langkah ini bertujuan menambah daya tampung aliran air sehingga risiko banjir dapat ditekan.

"Pengerukan harus tetap dilakukan secara rutin. Saat ini masih dalam proses pembangunan pintu air, mudah-mudahan ke depan waduk juga bisa kita realisasikan," harapnya.

Iin mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam penanganan banjir dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air.

"Penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Kami mengajak warga untuk bergotong royong dan menjaga kebersihan mulai dari rumah masing-masing," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pramono: Curah Hujan Tinggi dan Rob Jadi Pemicu Banjir Lama di Jakarta

Curah Hujan Tinggi Dibarengi Rob Picu Banjir Lama Surut

Selasa, 20 Januari 2026 1038

Petugas Gabungan Bersihkan Sisa Banjir di Kelapa Gading

Penanganan Pascabanjir Dilakukan di Jalan Boulevard Raya

Senin, 19 Januari 2026 730

Wali Kota Hendra serahkan bantuan hibah BPBD

Tujuh Kelurahan di Jakut Dapat Hibah Peralatan Penanganan Bencana

Senin, 19 Januari 2026 741

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)

OMC Dibutuhkan untuk Tekan Risiko Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 1193

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2861

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1256

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1050

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1189

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 581

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks