Pintu Air dan Waduk Solusi Banjir di Kamal

Rabu, 21 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 154

Atasi Banjir, Pemkot Jakbar Akan Bangun Pintu Air di Kelurahan Kamal

(Foto: doc)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan membangun pintu air untuk mencegah potensi banjir yang kerap terjadi di Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres. Pembangunan ini dilakukan menyusul tingginya risiko genangan akibat curah hujan deras serta kondisi wilayah yang relatif rendah.

"Menambah pintu air"

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan, pembangunan pintu air tersebut merupakan salah satu langkah konkret dalam upaya penanganan banjir.

"Saya melihat beberapa upaya yang akan kita lakukan bersama Sudin SDA, yaitu menambah pintu air. Pintu air ini akan menjadi salah satu upaya untuk menangani banjir di Kelurahan Kamal," ujarnya, Rabu (21/1).

Iin menjelaskan, pihaknya telah melakukan survei lokasi untuk menentukan titik paling mendesak bagi penempatan pintu air dan pompa.

Menurutnya, pembangunan pintu air yang dilengkapi pompa tersebut ditargetkan mulai direalisasikan secepatnya, bahkan diharapkan sudah selesai sebelum perayaan Imlek 2026.

"Teknis perancangannya ada di Sudin SDA, tetapi saya berharap sebelum Imlek sudah bisa direalisasikan," terangnya.

Selain pembangunan pintu air, Iin menambahkan, Pemkot Jakarta Barat juga tengah mengkaji rencana pembangunan waduk di sekitar aliran Kali Kamal.

"Ada aset lahan yang masih berada di Sudin Tamhut Jakarta Barat. Nantinya, akan ada koordinasi antara Sudin SDA dan Sudin Tamhut," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi genangan, Iin juga meminta agar Sudin SDA melakukan pengerukan sedimen lumpur di Kali Kamal secara rutin dan intensif. Langkah ini bertujuan menambah daya tampung aliran air sehingga risiko banjir dapat ditekan.

"Pengerukan harus tetap dilakukan secara rutin. Saat ini masih dalam proses pembangunan pintu air, mudah-mudahan ke depan waduk juga bisa kita realisasikan," harapnya.

Iin mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam penanganan banjir dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air.

"Penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Kami mengajak warga untuk bergotong royong dan menjaga kebersihan mulai dari rumah masing-masing," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pramono: Curah Hujan Tinggi dan Rob Jadi Pemicu Banjir Lama di Jakarta

Curah Hujan Tinggi Dibarengi Rob Picu Banjir Lama Surut

Selasa, 20 Januari 2026 211

Petugas Gabungan Bersihkan Sisa Banjir di Kelapa Gading

Penanganan Pascabanjir Dilakukan di Jalan Boulevard Raya

Senin, 19 Januari 2026 260

Wali Kota Hendra serahkan bantuan hibah BPBD

Tujuh Kelurahan di Jakut Dapat Hibah Peralatan Penanganan Bencana

Senin, 19 Januari 2026 168

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)

OMC Dibutuhkan untuk Tekan Risiko Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 338

BERITA POPULER
Pramono menyampaikan jawaban atas dua Raperda di Rapat Paripurna DPRD DKI

Pramono Sampaikan Jawaban Raperda P4GN dan RPIP

Senin, 19 Januari 2026 10985

BMKG Prediksi Hujan Merata di Jakarta Hari Ini

BMKG Prediksi Hujan Merata di Jakarta Hari Ini

Selasa, 20 Januari 2026 700

Ima Mahdiah memimpin pelaksanaan rapat paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Pandangan Umum Fraksi DPRD DKI Terhadap Raperda P4GN dan RPIP

Senin, 19 Januari 2026 709

Pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said

Pembongkaran Tiang Monorel Tandai Dimulainya Penataan Jl HR Rasuna Said

Rabu, 14 Januari 2026 1275

Seleksi Pelatihan Bahasa Jepang di PPKPI Pasar Rebo

Animo Pelatihan Bahasa Jepang di PPKPI Pasar Rebo Tinggi

Senin, 19 Januari 2026 646

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks