Dinkes DKI Respons Kompleksitas Tantangan dan Pelayanan Kesehatan

Rabu, 21 Januari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 652

Salah satu sesi Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-7 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan DKI Jakarta

(Foto: Istimewa)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta menggelar Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-7, sebagai forum strategis untuk merespons tantangan kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

"demi kemajuan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang,"

Penyelenggaraan ini bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Kolegium Epidemiologi Kesehatan Konsil Kesehatan Indonesia; Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; dan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti sebagai tim ahli yang melakukan assessment hasil riset kolaborasi akademisi dan praktisi kesehatan di Jakarta.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta selaku Pengarah Pertemuan Ilmiah Tahunan, Sri Puji Wahyuni mengatakan, tujuan utama pertemuan ilmiah tahunan ini adalah memfasilitasi pertukaran pengetahuan ilmiah, mendorong kolaborasi lintas disiplin, serta menjembatani hasil penelitian dengan perumusan kebijakan dan implementasi program.

Menurutnya, di tengah kebutuhan akan kebijakan berbasis bukti dan inovasi, pertemuan ini menjadi wadah penting bagi peneliti, tenaga kesehatan, pembuat kebijakan, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk berbagi temuan ilmiah, pengalaman program, dan praktik terbaik dalam rangka memperkuat sistem kesehatan di Jakarta.

“Melalui pemaparan dan diskusi abstrak serta prosiding, forum ini dapat meningkatkan pemahaman bersama dan mendorong penerapan pengetahuan ilmiah secara nyata guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mutu pelayanan kesehatan,” ujarnya, Rabu (21/1).

Ia berharap, berbagai gagasan, rekomendasi, dan inovasi yang dihasilkan dari Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-7 ini dapat memberikan kontribusi bermakna bagi pengembangan kebijakan dan program kesehatan di Provinsi DKI Jakarta yang responsif, tangguh, dan berkelanjutan.

“Pertemuan ini juga diharapkan mampu menginspirasi terjalinnya kolaborasi dan berbagi pengetahuan secara berkelanjutan antar pemangku kepentingan demi kemajuan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Seorang warga sedang menerima suntikan vaksin

Antisipasi Superflu, Pramono Ingatkan Pentingnya Langkah Pencegahan Dini

Jumat, 09 Januari 2026 886

Pramono Pastikan Jakarta Antisipasi Ancaman Superflu ​

Pemprov DKI Siapkan Langkah Antisipatif Cegah Potensi Penularan Superflu

Selasa, 06 Januari 2026 1365

BERITA POPULER
TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 1748

Water mist rasuna said tiyo

Sudin LH Jaksel Semprot Water Mist di Dua Ruas Jalan

Jumat, 04 September 2026 932

CKG Terintegrasi Tracing TB jaksel otoy

Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

Selasa, 01 September 2026 1397

2.200 Lansia Ikuti Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jaktim

Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

Kamis, 03 September 2026 897

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 1266

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks