Dinkes DKI Respons Kompleksitas Tantangan dan Pelayanan Kesehatan

Rabu, 21 Januari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 729

Salah satu sesi Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-7 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan DKI Jakarta

(Foto: Istimewa)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta menggelar Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-7, sebagai forum strategis untuk merespons tantangan kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

"demi kemajuan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang,"

Penyelenggaraan ini bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Kolegium Epidemiologi Kesehatan Konsil Kesehatan Indonesia; Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; dan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti sebagai tim ahli yang melakukan assessment hasil riset kolaborasi akademisi dan praktisi kesehatan di Jakarta.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta selaku Pengarah Pertemuan Ilmiah Tahunan, Sri Puji Wahyuni mengatakan, tujuan utama pertemuan ilmiah tahunan ini adalah memfasilitasi pertukaran pengetahuan ilmiah, mendorong kolaborasi lintas disiplin, serta menjembatani hasil penelitian dengan perumusan kebijakan dan implementasi program.

Menurutnya, di tengah kebutuhan akan kebijakan berbasis bukti dan inovasi, pertemuan ini menjadi wadah penting bagi peneliti, tenaga kesehatan, pembuat kebijakan, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk berbagi temuan ilmiah, pengalaman program, dan praktik terbaik dalam rangka memperkuat sistem kesehatan di Jakarta.

“Melalui pemaparan dan diskusi abstrak serta prosiding, forum ini dapat meningkatkan pemahaman bersama dan mendorong penerapan pengetahuan ilmiah secara nyata guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mutu pelayanan kesehatan,” ujarnya, Rabu (21/1).

Ia berharap, berbagai gagasan, rekomendasi, dan inovasi yang dihasilkan dari Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-7 ini dapat memberikan kontribusi bermakna bagi pengembangan kebijakan dan program kesehatan di Provinsi DKI Jakarta yang responsif, tangguh, dan berkelanjutan.

“Pertemuan ini juga diharapkan mampu menginspirasi terjalinnya kolaborasi dan berbagi pengetahuan secara berkelanjutan antar pemangku kepentingan demi kemajuan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Seorang warga sedang menerima suntikan vaksin

Antisipasi Superflu, Pramono Ingatkan Pentingnya Langkah Pencegahan Dini

Jumat, 09 Januari 2026 960

Pramono Pastikan Jakarta Antisipasi Ancaman Superflu ​

Pemprov DKI Siapkan Langkah Antisipatif Cegah Potensi Penularan Superflu

Selasa, 06 Januari 2026 1437

BERITA POPULER
Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 3663

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2604

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 1112

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1307

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1388

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks