Senin, 19 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 182
(Foto: doc)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat berencana mengubah area kolong jalan layang (flyover) di Kecamatan Tambora menjadi fasilitas olahraga skateboard (skatepark) sekaligus ruang publik yang ramah warga.
Proyek ini ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang terbuka yang sehat, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono mengatakan, rencana tersebut dibahas saat memimpin rapat koordinasi terkait penyediaan sarana olahraga di wilayah Tambora.
Menurutnya, ada dua lokasi yang menjadi opsi pembangunan skatepark, yakni di bawah kolong Flyover Jembatan Dua (Angke) dan Taman Jayakarta di sisi Jalan Latumeten, tepatnya di seberang Seasons City Mall.
"Hari ini kita bahas terkait lokasi. Sementara kajian teknis dan hal lainnya akan dibahas pada rapat teknis lanjutan," ujarnya, Senin (19/1).
Yuli menjelaskan, pembangunan skatepark ini sejalan dengan visi besar Jakarta Barat menuju Kota Sehat dan Kota Layak Anak (KLA). Jakarta Barat sendiri menargetkan pencapaian sebagai Kota Sehat dan Kota Layak Anak pada tahun 2027.
"Pembuatan sarana skatepark ini menjadi salah satu program pendukung. Harapannya, desain taman ini nantinya inklusif, sehat, dan ramah anak," terangnya.
Sementara itu, Camat Tambora, Pangestu Aji menambahkan, rencana pembangunan skatepark berawal dari aspirasi warga, khususnya para pemuda yang membutuhkan ruang terbuka untuk menyalurkan kreativitas dan melakukan kegiatan positif.
"Mereka memang sangat membutuhkan ruang terbuka. Semoga membawa dampak positif dan bermanfaat untuk warga, terutama anak muda," ungkapnya.
Ia menuturkan, inisiatif pembuatan skatepark di Tambora juga merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah sebagai jawaban atas permintaan warga saat diskusi bersama masyarakat beberapa waktu lalu.
Terlebih, skatepark diharapkan dapat menjadi alternatif ruang ekspresi yang positif bagi para pemuda yang sebelumnya kerap terlibat aksi tawuran.
"Kami menyambut baik rencana ini dan tentunya akan mengupayakan yang terbaik bagi warga. Semoga tercipta ruang publik yang positif sebagai sarana menyalurkan energi, kreativitas, dan aktivitas produktif warga," tandasnya.