Jumat, 16 Januari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 189
(Foto: doc)
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan dengan menindak tegas segala bentuk ketidaknyamanan di area layanannya.
"Kami tidak memberikan ruang sedikit pun bagi tindakan asusila di dalam layanan kami,"
Terbaru, petugas Transjakarta dengan sigap berhasil mengamankan terduga pelaku tindakan asusila yang terjadi di bus koridor 1A (Balai Kota - Pantai Maju) pada Kamis (15/1), tak lama setelah laporan diterima.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan langkah cepat pengamanan ini merupakan wujud kesiapsiagaan petugas di lapangan. Sebagai langkah tegas, Transjakarta telah menyerahkan pelaku kepada pihak Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan pidana yang berlaku.
"Kami tidak memberikan ruang sedikit pun bagi tindakan asusila di dalam layanan kami, dan saat ini oknum pelaku sudah berada dalam penanganan Polres Metro Jakarta Utara.,” ungkapnya, Jumat (16/1).
Ia menyampaikan, petugas atau pramusapa Transjakarta di lapangan telah dilatih untuk merespons cepat situasi darurat, mereka juga telah bersertifikat garda pratama.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami korban saat menggunakan layanan Transjakrta,” ujarnya.
Ayu menjelaskan, Transjakarta senantiasa meningkatkan pengawasan secara intensif melalui keberadaan petugas di area layanan, serta pemantauan melalui kamera pengawas (CCTV). Langkah ini merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan untuk memastikan keamanan di seluruh titik layanan.
Lebih lanjut, Transjakarta menyampaikan apresiasi kepada para pelanggan yang telah berani bersuara dan saling menjaga pelanggan lain.
“Partisipasi aktif pelanggan dalam melaporkan tindakan mencurigakan sangat krusial untuk menciptakan ekosistem transportasi yang aman,” tandasnya.
Transjakarta mengajak seluruh pelanggan untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk gangguan keamanan dan ketidaknyamanan melalui petugas di lapangan atau call center 1500-102 agar tindakan cepat dapat segera diambil.