Selasa, 13 Januari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 317
(Foto: Istimewa)
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menanggapi terkait peristiwa seorang penyandang disabilitas tunanetra yang tercebur ke dalam got di dekat Halte Transjakarta CSW, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Saat ini kami melakukan evaluasi internal,"
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/1) siang dan sempat terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM menyampaikan, pihaknya menyesalkan kejadian tersebut.
Ia memastikan Transjakarta telah berkomunikasi langsung dengan pelanggan yang bersangkutan untuk menyampaikan permohonan maaf serta memberikan perhatian dan pendampingan yang dibutuhkan.
Menurutnya, kejadian ini menjadi perhatian serius manajemen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional layanan, khususnya layanan pendampingan Transjakarta Care.
“Transjakarta siap memberikan perhatian serta pendampingan kepada pelanggan yang bersangkutan. Saat ini kami melakukan evaluasi internal dan memperkuat kembali standar pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Tjahyadi, Selasa (13/1).
Sebagai informasi, Transjakarta Care merupakan layanan gratis yang disediakan khusus bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta, dengan tujuan memastikan akses transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif.
Adapun kronologi kejadian bermula saat seorang penyandang disabilitas tunanetra yang merupakan pelanggan Transjakarta Care tercebur ke dalam got di dekat Halte CSW.
Dalam video yang beredar, perekam menyebutkan peristiwa tersebut diduga terjadi karena kelalaian petugas Transjakarta Care yang tidak memberikan pendampingan hingga ke titik aman.