Pesan Rano Kepada CPNS DKI: Tegakan Kejujuran dan Disiplin

Kamis, 15 Januari 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 1575

Rano Tekankan Nilai Abdi Negara ke 1.280 CPNS DKI

(Foto: Andri Widiyanto)

"Tegakan kejujuran, keadilan dan disiplin. Bersyukurlah kalian semua bisa menjadi calon pegawai negeri di Jakarta."

"Sebesar apa pun sebuah kota, Ia akan rapuh bila manusianya kehilangan arah,"

Pesan inilah yang disampiakan Wakil Gubenur DKI Jakarta, Rano Karno, saat membuka pelatihan dasar (Latsar) bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2026 di Gedung Teknis, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Kamis (15/1).

Kegiatan yang digelar secara hybrid ini diikuti 1.280 CPNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta golongan 3 angkatan 186 sampai dengan 208 dan golongan 2 angkatan 41 sampai 49 tahun 2026.

Rano juga mengingatkan mereka tentang pentingnya identitas budaya dan semangat nasionalisme. CPNS ini juga diminta agar mampu memahami Panca Prasetya Korpri dan mengimplementasikan secara konsisten dalam keseharian.

Dijelaskan Rano, saat ini Jakarta tidak hanya tumbuh dengan gedung-gedung tinggi, tetapi juga bergerak ke depan sebagai kota global.

Perubahan cepat ini, kata Rano, menuntut Jakarta menjadi kota yang tanggap, inklusif, dan berkeadilan.

"Sebesar apa pun sebuah kota, Ia akan rapuh bila manusianya kehilangan arah," tukas Rano.

Karena itu, Rano menegaskan pembangunan sejatinya tidak hanya berupa banguna fisik dari beton dan baja saja,tapi juga membutuhkan karakter yang kuat dari manusia yang mengelolanya.

Peran seperti itu diharapkan Rano mampu diisi oleh para CPNS Pemprov DKI Jakarta yang akan mengikuti Latsar. Sehingga nantinya mereka tidak hanya setia kepada negara dan taat kepada konstitusi, tapi juga jujur dalam tugas, menjaga martabat ASN serta mendahulukan kepentingan rakyat.

"Itulah lima simpul moral yang menentukan apakah saudara hanya menjadi pegawai atau benar-benar menjadi abdi negara," tegasnya.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta, Dyan Airlangga menjelaskan, dari sebanyak 1.280 CPNS, sebanyak 920 orang di antaranya merupakan CPNS golongan 3 dan 360 peserta golongan 2.

Menurutnya, pelatihan ini untuk membentuk pribadi yang berkarakter, menginternalisasikan dan mengimplementasikan core value ASN BerAKHLAK dalam mendukung employer branding ASN yaitu "Bangga Melayani Bangsa".

Kegiatan pelatihan dibagi Untuk golongan 3 angkatan 186 sampai dengan 208, pelatihan direncanakan mulai 19 Januari sampai dengan 2 Juli 2026.

Sedangkan pelatihan bagi CPNS golongan 2 angkatan 41 sampai dengan 49, mulai dilaksanakan 5 Maret sampai dengan 16 Juli 2026.

"Pembelajaran mandiri dan pembelajaran e-learning dilaksanakan dari tempat masing-masing peserta. Sedangkan pembelajaran klasikal bertempat di The Tavia Riverside Resort, Cipayung, Bogor," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rano Bacakan Penjelasan Gubenur tentang Ranperda RPIP

Rano Tegaskan Perlunya Perencanaan Pembangunan Industri

Rabu, 14 Januari 2026 1194

Rano Paparkan Urgensi Regulasi Daerah tentang P4GN dan Prekursor Narkotika

Rano Paparkan Urgensi Regulasi tentang P4GN dan Prekursor Narkotika

Rabu, 14 Januari 2026 1363

Rano memberikan motivasi kepada mahasiswa penerima beasiswa Tanoto Foundation

Rano Motivasi 175 Mahasiswa Penerima Beasiswa Tanoto Foundation

Rabu, 14 Januari 2026 1376

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7116

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4805

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1909

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2476

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1021

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks