Dharma Jaya Terus Perkuat Stabilitas Harga dan Pasokan Daging Sapi

Rabu, 14 Januari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1299

Perumda Dharma Jaya akan impor 7.500 ekor sapi

(Foto: Istimewa)

Perumda Dharma Jaya berencana mengimpor 7.500 ekor sapi hidup dari Australia dalam upaya memperkuat pasokan daging sapi bagi masyarakat Jakarta sepanjang tahun 2026. Kebijakan ini dilakukan sekaligus sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan strategis, khususnya menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.

"sudah dipesan untuk persiapan bulan puasa,"

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, rencana impor di tahun ini masih menunggu terbitnya persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Rekomendasi impor sapi sudah dimunculkan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) dan proses administrasi persetujuan di Kemendag masih berjalan.

Untuk saat ini kami masih menunggu persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan. Mudah-mudahan bisa terbit pada akhir Januari ini. Setelah izin keluar, kami baru bisa mulai proses pembelian,” ujarnya, Rabu (14/1).

Menurutnya, persetujuan impor sapi hidup harus diperbarui setiap tahun dan tidak dapat menggunakan izin pada tahun sebelumnya. Apabila seluruh perizinan rampung sesuai rencana, maka proses pembelian sapi akan dapat dimulai pada Februari. Kemudian, waktu kedatangan sapi hidup diperkirakan sekitar dua hingga tiga minggu setelah transaksi dilakukan.

Raditya menyampaikan, impor sapi akan dilakukan bertahap, menyesuaikan kapasitas kandang yang dimiliki.

“Saat ini, kapasitas kandang di Serang mampu menampung sekitar 1.300 ekor sapi. Jadi dari 7.500 ekor sapi hidup, untuk tahap awal diperkirakan yang akan datang sebanyak 750 ekor,” ujarnya.

Kendati demikian, Perumda Dharma Jaya saat ini sedang mencari lahan lain untuk perluasan kandang yang mampu menampung sekitar 1.000 ekor sapi hidup. Ia menjelaskan, lahan kandang di Serang tidak memungkinkan diperluas lagi, sebab lokasi tersebut peruntukan lahannya sudah ditetapkan sebagai kawasan agrowisata.

Raditya mengatakan, skema pembelian sapi impor dilakukan berkala setiap tiga bulan. Saat ini, stok sapi milik Perumda Dharma Jaya hampir sepenuhnya terserap pasar.

“Alhamdulillah, stok sapi kami sebelumnya habis. Saat ini masih tersisa sekitar 400 ekor dan itu pun sudah dipesan untuk persiapan bulan puasa,” katanya.

Raditya mengungkapkan, Perumda Dharma Jaya melayani permintaan sapi dari berbagai wilayah, antara lain Jakarta, Bogor, Serang, serta sejumlah daerah di Jawa Barat.

Permintaan sapi impor ini didorong oleh kebutuhan para pedagang yang mempertimbangkan faktor genetik dan kualitas sapi impor yang berbeda dibandingkan sapi lokal.

“Kami menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Melalui langkah impor bertahap dan penguatan infrastruktur kandang, Perumda Dharma Jaya berkomitmen untuk terus mendukung ketahanan pangan daerah serta memastikan ketersediaan daging sapi yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dukung Ketahanan Pangan Jakarta, Dharma Jaya Datangkan 500 Sapi Bakalan dari Australia

Dukung Ketahanan Pangan Jakarta, Dharma Jaya Datangkan 500 Sapi Bakalan

Selasa, 06 Mei 2025 1270

DKI Wacanakan Impor Daging Sapi Dari Australia

Impor Sapi dari Australia Dijajaki

Selasa, 29 Maret 2016 4803

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman

Dharma Jaya Terus Perluas Lini Bisnis dan Adaptif Hadapi Tren Pasar

Kamis, 16 Oktober 2025 1749

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 15745

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11318

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6775

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 3644

Jalan Tembus Kelapa Gading Pulogadung Upaya Urai Kepadatan Lalu Lintas di Perintis Kemerdekaan

Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

Jumat, 09 Oktober 2026 1501

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks