Dharma Jaya Terus Perluas Lini Bisnis dan Adaptif Hadapi Tren Pasar

Kamis, 16 Oktober 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1711

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman

(Foto: Istimewa)

Perumda Dharma Jaya menargetkan kapasitas bisnis penggemukkan sapi yang pada tahun sebelumnya sebanyak 5.000 ekor sapi akan menjadi 10.000 ekor pada 2026.

"mendorong peningkatan kinerja dan pendapatan perusahaan,"

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, upaya ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program pemerintah pusat yang menargetkan populasi satu juta ekor sapi nasional.

Ia menyampaikan, bisnis penggemukan sapi saat ini menjadi salah satu sumber pendapatan baru yang cukup menjanjikan bagi Dharma Jaya. Selain memperbesar skala usaha, Dharma Jaya juga berkomitmen memastikan rantai pasok daging tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat Jakarta.

“Ternyata penggemukan sapi ini bisa menjadi salah satu sumber pendapatan baru yang lumayan. Karena itu, tahun depan kami tingkatkan menjadi 10.000 ekor,” ujar Raditya, Kamis (16/10).

Raditya menjelaskan, Dharma Jaya tidak hanya fokus pada budi daya, tapi juga mulai melirik pengembangan produk olahan daging untuk memperluas lini bisnis dan meningkatkan profitabilitas. Ia mengungkapkan, perusahaan berencana membuat bakso dan sosis sebagai tahap awal diversifikasi produk turunan daging sapi.

Tak hanya itu, Dharma Jaya juga tengah melakukan kajian terhadap potensi pasar produk lain seperti nugget daging sapi.

“Kami juga tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan varian produk olahan lain yang memiliki daya tarik tinggi di pasar. Nanti kami coba pelajari bentuk produk lain selain sosis dan bakso,” katanya.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati menyambut positif langkah strategis yang dilakukan oleh Perumda Dharma Jaya.

Menurutnya, ekspansi usaha penggemukan sapi dan pengembangan produk olahan daging merupakan bentuk nyata dari hilirisasi sektor pangan yang sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Upaya ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga menunjukkan komitmen Dharma Jaya dalam berinovasi dan beradaptasi terhadap kebutuhan pasar yang dinamis,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dirut Perumda Dharma Jaya (tengah) menyampaikan materi dalam forum Balkoters Talk di Balaikota

Dharma Jaya Berkontribusi Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jumat, 03 Oktober 2025 1854

Media gathering Perumda Dharma Jaya

Dharma Jaya Perkuat Tata Kelola GRC Jadi Fondasi Transformasi Bisnis

Senin, 22 September 2025 1735

Direktur Keuangan dan SDM Perumda Dharma Jaya, Deni Alfianto Amris

Dharma Jaya Tegaskan Komitmen Jaga Transparansi dan Akuntabilitas

Sabtu, 13 September 2025 5387

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1363

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1432

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1437

Penataan Kawasan Unggulan Ciracas nur

Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

Jumat, 25 September 2026 1128

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 414

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks