Dharma Jaya Terus Perluas Lini Bisnis dan Adaptif Hadapi Tren Pasar

Kamis, 16 Oktober 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1598

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman

(Foto: Istimewa)

Perumda Dharma Jaya menargetkan kapasitas bisnis penggemukkan sapi yang pada tahun sebelumnya sebanyak 5.000 ekor sapi akan menjadi 10.000 ekor pada 2026.

"mendorong peningkatan kinerja dan pendapatan perusahaan,"

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, upaya ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program pemerintah pusat yang menargetkan populasi satu juta ekor sapi nasional.

Ia menyampaikan, bisnis penggemukan sapi saat ini menjadi salah satu sumber pendapatan baru yang cukup menjanjikan bagi Dharma Jaya. Selain memperbesar skala usaha, Dharma Jaya juga berkomitmen memastikan rantai pasok daging tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat Jakarta.

“Ternyata penggemukan sapi ini bisa menjadi salah satu sumber pendapatan baru yang lumayan. Karena itu, tahun depan kami tingkatkan menjadi 10.000 ekor,” ujar Raditya, Kamis (16/10).

Raditya menjelaskan, Dharma Jaya tidak hanya fokus pada budi daya, tapi juga mulai melirik pengembangan produk olahan daging untuk memperluas lini bisnis dan meningkatkan profitabilitas. Ia mengungkapkan, perusahaan berencana membuat bakso dan sosis sebagai tahap awal diversifikasi produk turunan daging sapi.

Tak hanya itu, Dharma Jaya juga tengah melakukan kajian terhadap potensi pasar produk lain seperti nugget daging sapi.

“Kami juga tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan varian produk olahan lain yang memiliki daya tarik tinggi di pasar. Nanti kami coba pelajari bentuk produk lain selain sosis dan bakso,” katanya.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati menyambut positif langkah strategis yang dilakukan oleh Perumda Dharma Jaya.

Menurutnya, ekspansi usaha penggemukan sapi dan pengembangan produk olahan daging merupakan bentuk nyata dari hilirisasi sektor pangan yang sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Upaya ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga menunjukkan komitmen Dharma Jaya dalam berinovasi dan beradaptasi terhadap kebutuhan pasar yang dinamis,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dirut Perumda Dharma Jaya (tengah) menyampaikan materi dalam forum Balkoters Talk di Balaikota

Dharma Jaya Berkontribusi Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jumat, 03 Oktober 2025 1776

Media gathering Perumda Dharma Jaya

Dharma Jaya Perkuat Tata Kelola GRC Jadi Fondasi Transformasi Bisnis

Senin, 22 September 2025 1658

Direktur Keuangan dan SDM Perumda Dharma Jaya, Deni Alfianto Amris

Dharma Jaya Tegaskan Komitmen Jaga Transparansi dan Akuntabilitas

Sabtu, 13 September 2025 5258

BERITA POPULER
Pesta rakyat hut dijakut doc

Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

Jumat, 07 Agustus 2026 770

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 1048

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 900

1785757954269

Kepulauan Seribu Raih Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional

Senin, 03 Agustus 2026 886

IMG 20260803 WA0088

Konservasi Pulau Sabira Perkuat Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Nelayan

Senin, 03 Agustus 2026 855

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks