Selasa, 13 Januari 2026 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 180
(Foto: Istimewa)
Satgas Sudin Tamhut Jakarta Timur dibantu petugas PPSU, Senin (12/1) kemarin, telah mengevakuasi tujuh pohon tumbang dan sempal di beberapa lokasi berbeda.
"Total ada enam pohon tumbang dan satu sempal."
Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita mengatakan, pihakya mengerahkan 36 personel untuk mengevakuasi pohon yang tumbang dan sempal akibat hujan deras disertai angin kencang.
"Total ada enam pohon tumbang dan satu sempal. Seluruhya sudah kita evakuasi sampai tadi malam," ujar Made, Selasa (13/1).
Ia merinci, enam pohon yang tumbang terdiri dari Poho Bintaro berdiameter 30 sentimeter di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kayu Putih, Pulo Gadung.
Kemudian dua Pohon Kersen berdiameter 25 sentimeter di Gang Galur Kanal Banjir Timur (KBT) Pulo Gebang, Pohon Alpukat berdiameter 50 sentimeter di area TPU Kampung Dukuh Kelurahan Dukuh.
Selanjutnya, Pohon Kedondong berdiameter 80 sentimeter di Jalan Bintara Jaya, Pondok Kopi dan Pohon Asam Kranji berdiameter 25 sentimeter di Jalan Raya Bogor Kelurahan Rambutan.
Sedangkan satu yang alami sempal adalah Pohon Sengon berdiameter 25 sentimeter di Jalan Pulomas Timur 3A Kelurahan Kayu Putih.
"Untuk penanganan kami kerahkan 36 Satgas Hijau. Mereka dibantu lima sampai enam PPSU dari masing-masing kelurahan," bebernya.
Gerak cepat personel Sudin Tamhut dan PPSU mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Bintara Jaya, diapresiasi Ismail (41), seorang warga Pondok Kopi. Dia mengungkapkan, aktivitas warga kembali berjalan normal, setelah sebelumnya sempat terkendala pohon tumbang tersebut.
"Kami ucapkan terimakasih, karena bisa aktivitas normal kembali. Kemarin, jalan sempat terhalang batang pohon tumbang," ucapnya.