Minggu, 11 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 201
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pasukan Kuning Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat sudah menyelesaikan perbaikan sekitar 40 titik jalan berlubang menggunakan beton instan di Flyover Pesing, Jalan Daan Mogot.
"Keamanan dan kenyamanan"
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny mengatakan, proses penambalan dilaksanakan pada Jumat (9/1) malam. Setelah pekerjaan selesai, Flyover Pesing ditutup hingga Sabtu (10/1) pagi untuk mengoptimalkan kekuatan beton yang baru dipasang.
"Penambalan dilakukan malam itu. Setelah selesai, Flyover Pesing kami tutup hingga Sabtu pagi agar beton dapat mengeras secara maksimal," ujarnya, Minggu (11/1).
Ia menjelaskan, dalam kegiatan perbaikan di jalan layang sepanjang sekitar 1,5 kilometer tersebut, lubang-lubang yang ditambal memiliki ukuran bervariasi, berkisar antara 30 hingga 50 sentimeter persegi.
"Bukan hanya lubang yang kami perbaiki, tetapi juga dilakukan pembersihan gutter serta mulut air di flyover agar kualitas dan daya tahan jalan dapat lebih terjaga," terangnya.
Siti menambahkan, setelah proses betonisasi ini, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat akan terus melakukan pemantauan secara rutin untuk mendeteksi ruas-ruas jalan yang berpotensi mengalami kerusakan.
"Pemantauan berkala memang sudah menjadi tugas kami. Apabila ditemukan permasalahan di lapangan, kami akan berupaya secepat mungkin menindaklanjutinya demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan," ungkapnya.
Ia berharap, dengan telah diperbaikinya lubang jalan di Flyover Pesing, pengendara dapat kembali melintas dengan aman dan nyaman di jalan layang yang membentang melewati tiga kecamatan tersebut.
"Mudah-mudahan kejadian seperti sebelumnya tidak terulang kembali. Sehingga masyarakat dapat berkendara dengan aman dan nyaman," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang pengendara, Wisnu menyampaikan apresiasi dan terima kasih dengan sudah dilakukannnya perbaikan jalan berlubang di Flyover Pesing.
"Kerusakan jalan tidak hanya bisa membuat kerusakan kendaraan, tapi juga mengancam keselamatan. Apalagi, ini posisinya di flyover," tandasnya.