Kamis, 08 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 282
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Selatan telah melaksanakan kegiatan penghijauan dengan menanam sebanyak 1.099 pohon di 10 wilayah kecamatan sepanjang tahun 2025.
"Pohon pelindung dan produktif"
Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Selatan, Herlina Merinda mengatakan, kegiatan penanaman tersebut bertujuan menambah ruang terbuka hijau sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
"Penanaman dilakukan melalui program rutin Jumat Menanam maupun kegiatan lainnya," ujarnya, Kamis (8/1).
Herlina menjelaskan, penanaman difokuskan pada lahan-lahan yang terlihat gersang, seperti taman, taman pemakaman umum (TPU), RPTRA, jalur hijau, dan lokasi lainnya.
"Jenis pohon yang ditanam terdiri atas pohon pelindung dan produktif, seperti tabebuya, ketapang kencana, trembesi, mahoni, matoa, mundu, kamboja, dan jenis lainnya," terangnya.
Herlina merinci, penanaman terbanyak dilakukan pada Februari dengan jumlah 222 pohon, disusul Januari 152 pohon, dan Juli 111 pohon. Sementara itu, penanaman terendah tercatat pada Oktober dengan jumlah 39 pohon.
"Berdasarkan wilayah, Kecamatan Jagakarsa menjadi lokasi dengan jumlah penanaman terbanyak, yakni 265 pohon sepanjang tahun 2025. Adapun Kecamatan Mampang Prapatan mencatat jumlah penanaman paling sedikit, yaitu 57 pohon," bebernya.
Herlina menambahkan, pada tahun ini pihaknya akan terus mengintensifkan kegiatan penanaman, terutama di lahan-lahan yang gersang maupun untuk mengganti tanaman yang tidak tumbuh secara optimal.
"Jakarta Selatan saat ini menjadi lokasi pembangunan sejumlah taman, salah satunya Taman Bendera Pusaka yang masih dalam proses pembangunan. Tentunya di lokasi tersebut akan dilakukan penghijauan secara optimal," tandasnya.