Selasa, 30 Desember 2025 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 418
(Foto: Nugroho Sejati)
Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Utara berhasil melatih sebanyak 1.160 warga setempat sepanjang tahun 2025 melalui berbagai program kejuruan.
"Kami akan membuka kejuruan baru"
Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) PPKD Jakarta Utara, Beben Mochamad Akbar Perkasa mengatakan, para peserta tersebut mengikuti dua skema pelatihan, yakni program reguler dan Mobile Training Unit (MTU).
"Alhamdulillah, pada tahun 2025 ini kami telah melatih 1.160 peserta. Kami menyediakan 19 program pelatihan reguler dan sembilan program pelatihan MTU yang tersebar merata di enam kecamatan di Jakarta Utara," ujarnya, Selasa (30/12).
Beben menjelaskan, dari belasan kejuruan yang dibuka, pelatihan Operator Ekskavator dan Operator Forklift menjadi program yang paling diminati masyarakat.
"Untuk program MTU yang bersifat jemput bola, kejuruan Teknik Las dan Tata Rias masih menjadi favorit warga," terangnya.
Menurutnta, PPKD Jakarta Utara berkomitmen untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas dan relevansi pelatihan. Pada tahun 2026, pihaknya menargetkan sedikitnya 1.000 peserta dapat terserap dalam 31 program pelatihan reguler dan MTU.
"Kami akan membuka kejuruan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, di antaranya pelatihan satuan pengamanan (Satpam), Mengemudi (SIM A), serta pelatihan teknologi informasi dan komunikasi berupa Business Intelligence," ungkapnya.
Ia menuturkan, seluruh pelatihan diberikan secara gratis dengan persyaratan minimal berusia 17 tahun dan berstatus sebagai warga DKI Jakarta. Program ini juga terbuka bagi penyandang disabilitas.
"Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta tidak hanya memperoleh ilmu teknis, tetapi juga dibekali sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk mempermudah mereka memasuki dunia kerja," paparnya.
Ia menambahkan, pendaftaran pelatihan kejuruan tahun 2026 telah dibuka secara berkala melalui laman resmi ppkdju.com/pendaftaran atau dengan datang langsung ke kantor PPKD Jakarta Utara.
"InsyaAllah pelatihan akan dimulai pada Februari mendatang. Kami berharap masyarakat dapat terus memantau informasi terbaru agar dapat memanfaatkan fasilitas ini demi meningkatkan taraf hidup dan daya saing di pasar kerja," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan kejuruan Alat Berat asal Kecamatan Cilincing, Shayra Hamdallah mengaku bangga dapat mengikuti program pelatihan gratis tersebut. Meski bidang ini didominasi oleh kaum pria, ia mengaku menikmati seluruh proses pembelajaran.
"Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini karena sangat menantang. Kami diajarkan secara detail, mulai dari teknik menggali hingga mengeruk menggunakan alat berat," ucapnya.
Ia berharap, keterampilan yang diperoleh selama lebih dari dua pekan pelatihan dapat membawanya segera mendapatkan pekerjaan.
"Semoga setelah lulus saya bisa langsung bekerja di industri. Untuk teman-teman lainnya, jangan ragu mengikuti pelatihan di PPKD karena fasilitasnya lengkap dan sangat membantu kita untuk memiliki keterampilan baru," tandasnya.