1.300 Sopir Truk Sampah Jalani Cek Kesehatan di TPST Bantar Gebang

Senin, 22 Desember 2025 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 783

Cek kesehatan gratis sopir truk sampah di TPST Bantar Gebang

(Foto: Nurito)

Sebanyak 1.300 sopir truk sampah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diadakan Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

"Siap melakukan rujukan ke rumah sakit"

Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan bertahap dan ditargetkan rampung dalam 10 hingga 13 hari mendatang. Rangkaian pemeriksaan meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, serta pengecekan gula darah sewaktu.

Selain itu, dilakukan pemeriksaan gigi sederhana, mata dan telinga, serta skrining Tuberkulosis (TBC) melalui pengambilan sampel dahak.

Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy mengatakan, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara bergiliran dengan target sekitar 100 sopir per hari.

"Kami mengerahkan dua tim yang terdiri dari 10 tenaga kesehatan untuk memberikan layanan ini," ujarnya, (22/12).

Herwin menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung agar dilakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap seluruh sopir truk sampah.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan ini bertujuan menjaga stamina dan mendeteksi dini penyakit, terutama penyakit komorbid agar tidak terjadi kelelahan berlebihan saat bekerja.

Ia menambahkan, sopir yang menjalani pemeriksaan juga diberikan vitamin, obat sesuai keluhan, serta makanan ringan dan minuman.

"Jika hasil skrining menunjukkan perlunya penanganan lanjutan, kami siap melakukan rujukan ke rumah sakit. Namun ,sejauh ini belum ditemukan sopir dengan kondisi sakit berat," terangnya.

Sementara itu, salah seorang sopir truk sampah, Walimukti (36) mengaku senang dengan adanya skrining kesehatan tersebut. Sopir asal Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat itu menyebut baru kali pertama menjalani pemeriksaan kesehatan di TPST Bantar Gebang.

"Alhamdulillah hasilnya baik, tidak ada penyakit. Tadi darah dan dahak juga diambil untuk dicek," ungkapnya.

Ia berharap, pemeriksaan kesehatan rutin dapat terus dilakukan agar kondisi kesehatan para sopir selalu terpantau.

"Kalau tidak sakit biasanya jarang periksa. Melalui kegiatan seperti ini jadi lebih peduli kesehatan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Komisi D rapat kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup di Gedung DPRD DKI Jakarta

Ketua Komisi D Dukung Evaluasi RDF Rorotan

Selasa, 11 November 2025 926

Petugas PPSU bersama warga mengangkut puing sisa kebakaran di Jalan Kelapa Tunggal

Pasukan Oranye Bersihkan Material Sisa Kebakaran di Utan Kayu Selatan

Rabu, 08 Oktober 2025 903

Petugas PPSU membersihkan puing sisa kebakaran di Bidara Cina

Pasukan Oranye Bersihkan Material Sisa Kebakaran di Bidara Cina

Rabu, 24 September 2025 1821

 386 RW se-Jakpus Telah Miliki Bank Sampah Unit

386 RW di Jakpus Telah Miliki Bank Sampah Unit

Jumat, 18 April 2025 883

Petugas PPSU bersama warga mengangkut puing sisa kebakaran di Jalan Kelapa Tunggal

Pasukan Oranye Bersihkan Material Sisa Kebakaran di Utan Kayu Selatan

Rabu, 08 Oktober 2025 903

BERITA POPULER
Pelantikan dpp forkabi rezap2

Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

Jumat, 24 Juli 2026 1581

Peresmian Open Top Tour Of Batavia otoy

Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

Kamis, 23 Juli 2026 1218

IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1428

Gub pramono doc

Pramono Bela Satpam Tegur Pengemudi Alphard di HI

Jumat, 24 Juli 2026 711

Kebakaran pondok bambu

Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

Senin, 20 Juli 2026 1158

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks