1.300 Sopir Truk Sampah Jalani Cek Kesehatan di TPST Bantar Gebang

Senin, 22 Desember 2025 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 962

Cek kesehatan gratis sopir truk sampah di TPST Bantar Gebang

(Foto: Nurito)

Sebanyak 1.300 sopir truk sampah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diadakan Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

"Siap melakukan rujukan ke rumah sakit"

Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan bertahap dan ditargetkan rampung dalam 10 hingga 13 hari mendatang. Rangkaian pemeriksaan meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, serta pengecekan gula darah sewaktu.

Selain itu, dilakukan pemeriksaan gigi sederhana, mata dan telinga, serta skrining Tuberkulosis (TBC) melalui pengambilan sampel dahak.

Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy mengatakan, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara bergiliran dengan target sekitar 100 sopir per hari.

"Kami mengerahkan dua tim yang terdiri dari 10 tenaga kesehatan untuk memberikan layanan ini," ujarnya, (22/12).

Herwin menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung agar dilakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap seluruh sopir truk sampah.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan ini bertujuan menjaga stamina dan mendeteksi dini penyakit, terutama penyakit komorbid agar tidak terjadi kelelahan berlebihan saat bekerja.

Ia menambahkan, sopir yang menjalani pemeriksaan juga diberikan vitamin, obat sesuai keluhan, serta makanan ringan dan minuman.

"Jika hasil skrining menunjukkan perlunya penanganan lanjutan, kami siap melakukan rujukan ke rumah sakit. Namun ,sejauh ini belum ditemukan sopir dengan kondisi sakit berat," terangnya.

Sementara itu, salah seorang sopir truk sampah, Walimukti (36) mengaku senang dengan adanya skrining kesehatan tersebut. Sopir asal Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat itu menyebut baru kali pertama menjalani pemeriksaan kesehatan di TPST Bantar Gebang.

"Alhamdulillah hasilnya baik, tidak ada penyakit. Tadi darah dan dahak juga diambil untuk dicek," ungkapnya.

Ia berharap, pemeriksaan kesehatan rutin dapat terus dilakukan agar kondisi kesehatan para sopir selalu terpantau.

"Kalau tidak sakit biasanya jarang periksa. Melalui kegiatan seperti ini jadi lebih peduli kesehatan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Komisi D rapat kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup di Gedung DPRD DKI Jakarta

Ketua Komisi D Dukung Evaluasi RDF Rorotan

Selasa, 11 November 2025 1053

Petugas PPSU bersama warga mengangkut puing sisa kebakaran di Jalan Kelapa Tunggal

Pasukan Oranye Bersihkan Material Sisa Kebakaran di Utan Kayu Selatan

Rabu, 08 Oktober 2025 1132

Petugas PPSU membersihkan puing sisa kebakaran di Bidara Cina

Pasukan Oranye Bersihkan Material Sisa Kebakaran di Bidara Cina

Rabu, 24 September 2025 2024

 386 RW se-Jakpus Telah Miliki Bank Sampah Unit

386 RW di Jakpus Telah Miliki Bank Sampah Unit

Jumat, 18 April 2025 1027

Petugas PPSU bersama warga mengangkut puing sisa kebakaran di Jalan Kelapa Tunggal

Pasukan Oranye Bersihkan Material Sisa Kebakaran di Utan Kayu Selatan

Rabu, 08 Oktober 2025 1132

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5487

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1916

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1689

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1941

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1527

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks