Pramono Instruksikan Jajarannya Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Rabu, 03 Desember 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 633

Gubernur Pramono memberikan keterangan pers setelah kegiatan Townhall Meeting

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran wilayah dan dinas terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi curah hujan tinggi dan banjir rob menjelang akhir tahun.

"Harus ada persiapan di lapangan,"

Hal ini disampaikan Pramono saat memimpin Townhall Meeting bersama para camat dan lurah serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/12).

Pramono menyoroti prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi peningkatan curah hujan, yang diperkirakan akan terjadi mulai pekan kedua Desember 2025 hingga Januari 2026. Curah hujan bahkan diprediksi dapat mencapai di atas 200 hingga 300 mm per hari yang dapat menyebabkan banjir Jakarta.

"Untuk itu memang harus ada persiapan di lapangan yang dipersiapkan secara dini," ujar Pramono.

Kondisi ini juga dibarengi dengan perkiraan kenaikan air rob pada Desember. Karena itu, Pramono telah meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk memastikan seluruh pompa agar dapat beroperasi optimal.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga diminta untuk segera melakukan modifikasi cuaca sebagai upaya mitigasi, terutama saat curah hujan diprediksi melebihi 200 mm

Di hadapan para camat dan lurah se-Jakarta, Pramono pun menekankan perlunya melakukan persiapan dini di lapangan terhadap potensi terjadinya banjir.

"Sebagai camat, sebagai lurah, di mana saudara-saudara berada, kalau ada saluran yang kurang baik, segera dilaporkan. Apakah itu menjadi tanggung jawab saudara atau menjadi tanggung jawab Sumber Daya Air, dan sebagainya, harus segera dikoordinasikan," jelasnya.

Pramono juga mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi dengan dengan warga, termasuk memanfaatkan fungsi rumah ibadah seperti masjid dan gereja sebagai sarana peringatan dini terjadinya bencana.

Para camat dan lurah juga diminta agar hadir di lapangan untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada warga.

"Dan kalau perlu memang diadakan posko bersama, posko terpadu di lapangan. Karena infrastruktur kitakan sudah relatif berjalan baik," kata Pramono.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melanjutkan program normalisasi Kali Krukut san Ciliwung. Upaya ini untuk mencegah dampak bencana banjir di Jakarta.

"Maka saya sudah memutuskan, untuk normalisasi Kali Krukut, normalisasi Ciliwung dilanjutkan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BPBD Minta Warga Waspada Potensi Banjir Rob 1-10 Desember 2025

BPBD Minta Warga Waspada Potensi Banjir Rob 1-10 Desember 2025

Senin, 01 Desember 2025 1913

Petugas BPBD bersiap siaga dengan Perahu untuk mobilisasi warga saat banjir

Pemprov DKI Tingkatkan Kesiapsiagaan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Selasa, 02 Desember 2025 552

Aktivitas di Halte Transjakarta Pancoran

Ini Penyebab Layanan Koridor 13 Alami Keterlambatan Pagi Ini

Rabu, 03 Desember 2025 612

Jakarta sebagai pusat ekonomi menjadi tempat aktivitas jutaan masyarakat dari wilayah penyangga

Pramono Tepis Jakarta Jadi Kota Terpadat di Dunia

Selasa, 02 Desember 2025 1277

BERITA POPULER
Revitalisasi JPO sarinah rezap

Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

Senin, 02 Maret 2026 1368

Verifikasi mudik gratis jakut anita2

Program Mudik Gratis 2026 Disambut Antusias Warga Jakarta Utara

Jumat, 27 Februari 2026 1788

Jis gery ist

Yuk Kunjungi JIS Ramadhan Fest 2026 di Jakarta International Stadium

Jumat, 27 Februari 2026 1448

Penumpang mrt jati4

Kabar Gembira! Pemprov DKI Gratiskan Layanan Transportasi Umum saat Idulfitri

Jumat, 27 Februari 2026 1212

Stok pangan Food Station doc

Pramono Minta BUMD Siaga Potensi Dampak Rantai Pasok Global

Senin, 02 Maret 2026 734

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks