Sabtu, 29 November 2025 Reporter: Nurito Editor: Andry 280
(Foto: Istimewa)
Asisten Pemerintahan (Aspem) Sekda DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menghadiri kegiatan Kompasianival 2025 di M Bloc Space, Live House Area, Jalan Panglima Polim, RT 01/01, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (29/11).
"Kami mendorong anak muda Jakarta untuk terus berani bereksperimen,"
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Nezar Patria dan sejumlah konten kreator dari berbagai wilayah. Selain itu ada CMO Kompas Grup Media Dian Gemiano.
Kompasianival 2025 atau yang ke 15 kalinya digelar ini mengusung tema Sustainomics: Cerdas Digital, Mandiri Finansial.
Dalam kesempatan itu, Sigit membahas soal Kota Jakarta sebagai ruang terbuka untuk kreativitas. Jakarta kini juga bukan hanya pusat pemerintahan dan bisnis, tapi juga pusat ide dan ekspresi digital.
'Pemerintah Provinsi DKI berkomitmen menciptakan lingkungan yang mendukung kebebasan berekspresi secara positif, baik melalui seni, konten digital maupun aktivitas komunitas," katanya.
Sigit menerangkan, peran komunitas digital dan kreator merupakan denyut nadi inovasi. Karena mereka menciptakan gerakan, bukan hanya tren. Kreator digital ini membuktikan jika cerita lokal bisa bersuara global lewat platform digital.
Ia juga mengajak adanya kolaborasi lintas sektor mulai dari pemerintah, swasta, media dan komunitas agar ekosistem digital semakin inklusif. Selain itu juga ditekankan bahwa ruang digital harus menjadi ruang aman, produktif dan membangun.
"Kami mendorong anak muda Jakarta untuk terus berani bereksperimen, berjejaring dan menciptakan karya yang bermanfaat," ucap Sigit.
Selanjutnya Sigit juga berharap agar Kompasianival menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi dan memperluas ruang kreatif antara kreator muda, komunitas dan blogger. Pemprov DKI Jakarta akan terus memfasilitasi kegiatan kolaboratif dan kreatif seperti ini.
"Kami juga sangat apresiasi Kompasiana yang menjadi tempat ide-ide segar bertemu dan tumbuh kolaborasi," tuturnya.
Wakil Menteri Komunikasi Digital RI, Nezar patria menyampaikan, saat ini pertumbuhan ekonomi digital cukup menjanjikan, bukan hanya di Indonesia tapi dunia. Berdasarkan catatan google, ada angka 1 triliiun US Dollar pada 2030 dan di masa tersebut Indonesia diperkirakan menyumbangkan 40 persen dari angka itu atau 366 miliar US Dollar
"Dalam platform media sosial semua orang bisa produksi konten dan mendistribusikan. Namun belakangan banyak konten hoax, yang angkanya meningkat dengan didukung teknologi baru berupa IA," papar Nezar.
Ia mengungkapkan, Kementerian Komdigi RI telah melakukan monitoring untuk konten hoax dan negatif. Selama Oktober 2024 sampai November 2025, tercatat ada 3,2 juta konten negatif. Dari angka itu 647.178 berupa konten pornografi dan 2.553.670 merupakan konten perjudian online.
"Karena itu untuk memberantas konten-konten negatif menjadi tanggung jawab kita semua," tegasnya.
Sementara itu, CMO Kompas Gramedia, Dian Gemiano mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada jajaran Pemprov DKI Jakarta yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Ia juga mengapresiasi karena M Blok Space telah didesain sedemikian rupa sebagai tempat berkumpulnya generasi muda dalam memunculkan ide-ide kreatifnya.
"Kompasianival ini digelar untuk ke 15 kalinya," tandasnya.