Jumat, 28 November 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 804
(Foto: Istimewa)
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menerima kunjungan dan studi banding Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"upaya kami dalam memajukan transportasi publik di Jakarta,"
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya BPK perwakilan DIY untuk mempelajari inovasi dan strategi pengelolaan layanan transportasi publik yang diterapkan Transjakarta.
Delegasi BPK DIY dipimpin oleh Kepala BPK perwakilan DIY, Agustin Sugihartatik didampingi oleh Kepala Bidang Pemeriksaan, Ridwan Sani Matondang, serta pemeriksa BPK perwakilan DIY.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut, serta kesempatan untuk berdiskusi mengenai pengalaman dan inovasi yang diterapkan dalam layanan Transjakarta.
“Ini menjadi pengakuan atas upaya kami dalam memajukan transportasi publik di Jakarta,” ujarnya, Jumat (28/11).
Dalam sesi diskusi yang konstruktif tersebut, kedua pihak membahas berbagai aspek terkait transportasi, mulai dari strategi operasional, tantangan, layanan, hingga inovasi digital dan manajemen risiko.
“Kami berharap pengalaman ini dapat memberikan nilai tambah positif bagi BPK perwakilan DIY, dan juga mendorong langkah baru dalam memajukan sistem transportasi di seluruh Indonesia,” katanya.
Saat ini, cakupan layanan Transjakarta telah mencapai 91,8 persen dan telah melayani lebih dari 1,4 juta pelanggan rata-rata per hari. Untuk mendukung layanan, Transjakarta mengelola infrastruktur yang meliputi,
• Armada: 5.163 unit bus.
• Jaringan: 409 km koridor.
• Fasilitas: 249 Halte BRT dan 8.279 titik bus stop.
Dalam kunjungan ini BPK perwakilan DIY turut mengapresiasi berbagai fasilitas yang dimiliki Transjakarta untuk memonitor dan meningkatkan keamanan layanan, mulai dari command center, pemanfaatan teknologi melalui aplikasi Sistem Manajemen Pengendalian Operasi Bus (SMPOB) bernama Syntra.
Selain itu, kesiapan SDM dalam menyediakan pelatihan komprehensif bagi para pramudi melalui Transjakarta Academy, termasuk simulasi cozy braking dan latihan parkir presisi dengan jarak hanya 10 sentimeter dari pijakan penumpang di halte, juga diapresiasi.
Transjakarta terus meningkatkan layanan melalui pengembangan inovasi digital, termasuk aplikasi TJ: Transjakarta dan integrasi dengan Google Maps untuk pelacakan bus secara real time, informasi durasi perjalanan, dan lokasi halte terdekat. Selain itu, sistem kontrol terintegrasi di command center juga digunakan untuk memantau dan mengelola operasional seluruh armada secara efektif.