Komisi E Dorong Pemerataan dan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Minggu, 02 November 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1279

Kegiatan belajar mengajar di ruang kelas

(Foto: Ilustrasi)

Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan seluruh program tahun 2026 tetap berpihak kepada warga dengan tidak menurunkan kualitas layanan, meskipun terjadi penyesuaian anggaran.

"Program tebus ijazah juga harus terus berjalan,"

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Thamrin merekomendasikan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tetap dipertahankan, bahkan ditingkatkan jumlah penerimanya.

“Program tebus ijazah juga harus terus berjalan untuk membantu siswa yang terkendala biaya,” ujar Thamrin, Minggu (2/11).

Komisi E juga mendorong pemerataan sarana pendidikan melalui pembangunan unit sekolah baru di wilayah padat dan kekurangan sekolah negeri, serta melanjutkan rehabilitasi sekolah yang tidak layak di Koja dan Pulau Harapan.

"Program sekolah swasta gratis diminta diperluas melebihi 105 sekolah karena terbukti efektif menekan angka putus sekolah," katanya.

Selain itu, Komisi E menekankan agar efisiensi anggaran tidak mengurangi kegiatan pembinaan siswa seperti OSIS dan penyelenggaraan lomba. Pengawasan terhadap sekolah swasta gratis juga perlu diperketat agar tidak memungut biaya tambahan dari peserta didik, serta memastikan pencairan dana dilakukan tepat waktu.

Dikatakan Thamrin, perhatian juga perlu diberikan pada pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, peningkatan kesejahteraan guru honorer dan tenaga non-ASN, serta penguatan kompetensi tenaga pendidik agar selaras dengan kurikulum pembelajaran.

“Komisi juga mendorong agar pembangunan SMP Negeri di Setu dan SMK/SMA di Pondok Ranggon tetap dipertahankan dalam APBD 2026 karena merupakan kebutuhan mendesak,” imbuhnya.

Selain itu, Komisi E mendukung perluasan pendidikan inklusif dengan menambah jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) dari 14 menjadi 44 unit, serta peningkatan transparansi penggunaan BOP dan pengadaan sarana pembelajaran digital.

“Pendidikan yang merata dan berkualitas harus menjadi prioritas agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga Jakarta,” tandas Thamrin.

BERITA TERKAIT
Rapat Banggar DPRD DKI menyepakati APBD 2026

Banggar DPRD Sepakati APBD 2026 Rp81,3 Triliun

Jumat, 31 Oktober 2025 1881

Rapat finalisasi akhir rancangan aturan pelarangan merokok oleh Pansus DPRD DKI Jakarta

Larangan Penjualan Rokok di Sekitar Sekolah Tetap Berlaku dalam Raperda KTR

Kamis, 30 Oktober 2025 1115

Para peraih medali emas OSN menyampaikan pesan dan kesan

Jadi Juara Umum, Pramono Apresiasi Kontingen OSN DKI 2025

Kamis, 30 Oktober 2025 878

Rano Bacakan Orasi Kebangsaan di Wisuda UBL

Rano Ajak Dunia Pendidikan Berpartisipasi Wujudkan Jakarta Kota Global

Selasa, 28 Oktober 2025 645

Dampak Pohon Tumbang, KBM di SDN 04 Dukuh Sistem PJJ

PJJ Diberlakukan di SDN Dukuh 04 Imbas Pohon Tumbang

Jumat, 31 Oktober 2025 789

BERITA POPULER
Wagub jalan amblas lenteng otoy

Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

Selasa, 02 Juni 2026 4937

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1352

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 1589

Pmi jaksel bantuan kebakaran kemayoran tiyo

PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

Kamis, 04 Juni 2026 1300

Pramono pilah sampah rasuna said bilal

Lomba Pilah Sampah Sektor Horeka, Pemprov DKI Siapkan Insentif Pajak

Minggu, 07 Juni 2026 726

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks