Komisi D Pastikan Program Pembangunan Berjalan Efisien dan Tepat Sasaran

Selasa, 28 Oktober 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 801

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Komisi D DPRD DKI Jakarta mendorong penyesuaian sejumlah program pembangunan agar pelaksanaannya lebih efisien, terencana, dan tepat sasaran. Langkah ini ditempuh melalui pengaturan ulang jadwal kegiatan, termasuk penetapan sejumlah proyek multi years.

Agar perencanaannya lebih matang dan hasilnya lebih optimal

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengatakan, hasil pembahasan bersama Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CKTRP) menunjukkan perlunya penyesuaian waktu pelaksanaan untuk beberapa kegiatan yang sebelumnya direncanakan pada 2026.

“Ada beberapa kegiatan yang semula dianggarkan untuk 2026, namun setelah dikaji ulang, pelaksanaannya bisa dimundurkan ke 2027 agar perencanaannya lebih matang dan hasilnya lebih optimal,” ujar Yuke, Selasa (28/10).

Salah satu proyek yang ditetapkan dengan skema multi years adalah pembangunan Gedung Batavia Dinas Teknis Jatibaru, yang berlangsung pada 2025–2027. Gedung tersebut kini sudah dibongkar dan akan segera dibangun kembali. Namun, proses perencanaan serta penyusunan Detail Engineering Design (DED) baru akan dimulai pada akhir tahun ini.

“Karena DED baru akan dimulai akhir tahun, pelaksanaan fisiknya dijadwalkan pada 2026, dengan termin pembayaran berlanjut hingga 2027,” jelasnya.

Yuke menambahkan, kebijakan penyesuaian tersebut tidak hanya berkaitan dengan teknis proyek, tetapi juga merupakan langkah untuk meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran daerah.

Ia menegaskan, DPRD dan Pemprov DKI berkomitmen memastikan bahwa setiap rupiah dari APBD benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Yuke juga menekankan pentingnya pengawasan pembangunan dan peran aktif Dinas CKTRP dalam memberikan rekomendasi izin bangunan. Menurutnya, pengawasan yang ketat sangat diperlukan untuk memastikan keamanan serta kelayakan bangunan publik di Jakarta.

“Kami minta Dinas memastikan bangunan-bangunan yang tidak layak bisa segera ditangani. Pengawasan harus diperkuat agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan masyarakat,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pramono-Menkes Bersinergi Wujudkan RS Internasional di Jakarta

Pramono-Menkes Bersinergi Wujudkan RS Internasional di Jakarta

Selasa, 28 Oktober 2025 784

Proses perapihan sisi tutup saluran air di Pulo Gebang

Pasukan Biru Revitalisasi Saluran Air di Jalan Flamboyan

Selasa, 28 Oktober 2025 715

Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah

Legislator Minta Pemprov Prioritaskan Anggaran Pendidikan Gratis

Senin, 27 Oktober 2025 667

Rapat kerja Komisi D DPRD DKI bersama Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI

Komisi D Dukung Pengelolaan Sampah Efisien dan Berkelanjutan

Senin, 27 Oktober 2025 908

BERITA POPULER
Wagub lepas pemeriksa hewan kurban rezap

Plt Gubernur Lepas 744 Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 1053

IMG 20260521 WA0001

Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

Kamis, 21 Mei 2026 2152

Ketua Komisi E DPRD M Subki fakhri 1

Komisi E Tekankan Pengawasan dan Evaluasi Program SSG

Senin, 25 Mei 2026 1055

Direktur Bisnis Perumda Dharma Jaya Irwan Nusyirwan ist

Dharma Jaya Dukung Kelancaran Kurban PWNU DKI

Rabu, 27 Mei 2026 624

Pramono Raperda Kawasan

Pramono Dorong Target Net Zero Emission

Jumat, 22 Mei 2026 1521

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks