Tambah Ruang Publik Multifungsi, Pramono Resmikan RTH Kampung Kalibata

Jumat, 24 Oktober 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Andry 1067

Gubernur menandatangani prasasti peresmian RTH Kampung Kalibata

(Foto: Nugroho Sejati)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kampung Kalibata di RPTRA Citra Betawi, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (24/10). Kehadiran RTH ini untuk menambah ruang publik adaptif di Jakarta, yang memadukan fungsi ekologis, sosial, dan edukatif.

"Saya meresmikan salah satu RTH,"

Pramono menyampaikan, RTH ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperbanyak pembangunan ruang terbuka di lokasi yang memungkinkan, termasuk di area catchment area atau tampungan air. 

"Hari ini saya meresmikan salah satu RTH yang sekarang ini memang saya minta dan digalakkan untuk selalu bisa dilakukan di tempat-tempat yang memang bisa," kata Pramono.

RTH Kampung Kalibata memiliki luas sekitar 5.328 meter persegi dan terletak di samping Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang telah ada sebelumnya dengan luas 1.500 meter persegi.

Pramono pun mengaku telah menginstruksikan Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota agar menggabungkan RTH dengan RPTRA yang sudah ada. Penggabungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, sebagai ruang berolahraga dan berinteraksi. 

"Saya sudah memerintahkan kepada Kepala Dinas Pertamanan untuk RPTRA yang lama dan ruang terbuka hijau yang baru yang luasnya kurang lebih 5.000, saya minta untuk dibuka digabungkan menjadi satu sehingga luasnya menjadi 6.500," jelasnya.

RTH Kampung Kalibata ini dirancang sebagai ruang hijau multifungsi. Melalui perancangan ulang, taman yang sebelumnya kerap terjadi banjir ini diubah menjadi taman aktif yang tetap mempertahankan fungsi hidrologisnya sebagai tampungan air sementara, sekaligus menjadi ruang publik produktif dan inklusif bagi warga sekitar.

Lebih lanjut, Pramono juga menyampaikan keinginannya untuk menghijaukan tempat-tempat yang selama ini kurang termanfaatkan, seperti di kolong jembatan dan kolong jalan tol. Tempat-tempat tersebut nantinya sekaligus digunakan sebagai ruang publik. 

Sedangkan biaya pembangunannya bisa menggunakan skema pembiayaan kreatif, seperti dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau bekerja sama dengan perusahaaan di Jakarta. Dengan upaya ini, pembangunan tidak hanya terpusat di jalan utama di Jakarta, namun juga daerah-daerah lainnya. 

"Apabila bisa menggunakan dana CSR atau kerja sama dan sebagainya seperti yang saya sampaikan, sekarang ini saya mendorong hampir di semua wilayah di Jakarta untuk dilakukan yang namanya creative financing," tandas Pramono.

BERITA TERKAIT
Sejumlah Warga Berziarah di TPU Utan Kayu

Pramono Siapkan Lahan Baru Atasi Keterbatasan TPU di Jakarta

Kamis, 23 Oktober 2025 1560

Pramono Anung meresmikan Taman Si Pitung di kolong Tol Wiyoto Wiyono

Perbanyak Ruang Hijau, Taman Si Pitung di Jakut Diresmikan

Kamis, 23 Oktober 2025 1143

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Pemprov DKI Prioritaskan Kesejahteraan Pedagang dalam Penataan Pasar

Rabu, 22 Oktober 2025 948

Bus transjakarta berhenti di Halte Balai Kota

Transjakarta Lakukan Penyesuaian Layanan Selama Kegiatan Jakarta Running Festival

Kamis, 23 Oktober 2025 1398

BERITA POPULER
Pesta rakyat hut dijakut doc

Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

Jumat, 07 Agustus 2026 770

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 1048

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 900

1785757954269

Kepulauan Seribu Raih Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional

Senin, 03 Agustus 2026 886

IMG 20260803 WA0088

Konservasi Pulau Sabira Perkuat Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Nelayan

Senin, 03 Agustus 2026 855

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks