MRT Jakarta Dukung Pengembangan TOD Kawasan Kota Tua

Selasa, 21 Oktober 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1222

MRT Jakarta Dukung Pengembangan TOD Kawasan Kota Tua

(Foto: Istimewa)

PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta menyelenggarakan TOD Forum 2025, bagian dari rangkaian acara tahunan TOD Fair yang tahun ini berlangsung di Museum Mandiri, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

"sebagai pusat kehidupan dan inovasi yang dinamis,"

Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis bagi berbagai pemangku kepentingan untuk membahas pengembangan kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development atau TOD) di area bersejarah, sebagai upaya mengintegrasikan pelestarian budaya dengan kemajuan infrastruktur modern.

Mengangkat tema ‘Innovation in Heritage Districts: Preserving Through Creativity’, forum ini menghadirkan perwakilan pemerintah, akademisi, pengembang, komunitas, serta mitra internasional untuk mengeksplorasi kreativitas dan kolaborasi lintas sektor dapat mendorong pembangunan kawasan bersejarah yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Acara ini juga menjadi bagian penting dari visi Jakarta menuju usia 500 tahun, yang menempatkan warisan sejarah sebagai landasan dalam membangun kota masa depan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar mengatakan, pelestarian budaya merupakan bagian penting dari pembangunan ekonomi kreatif nasional. Menurutnya, budaya sebagai source code dari ekonomi kreatif bangsa, fondasi tempat ide dan inovasi lahir.

“Ketika kita melestarikan budaya, kita sesungguhnya sedang berinvestasi pada modal kreatif masa depan. Melalui kreativitas, kita dapat menghidupkan kembali kawasan bersejarah seperti Kota Tua, bukan sebagai museum yang diam, tetapi sebagai pusat kehidupan dan inovasi yang dinamis,” ujarnya, Selasa (21/10).

Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat menyampaikan, MRT Jakarta memiliki tiga mandat utama, yaitu pembangunan infrastruktur, operasi dan pemeliharaan, serta pengembangan bisnis dan kawasan berorientasi transit (TOD).

Ia menjelaskan, dengan progres konstruksi Fase 2 yang telah mencapai 52,27 persen. Proyek ini memperluas layanan transportasi publik sekaligus membuka peluang integrasi dengan kawasan Kota Tua melalui konsep tata ruang yang mendukung konektivitas pejalan kaki dan transportasi ramah lingkungan.

“MRT Jakarta ingin memastikan pembangunan infrastruktur sejalan dengan pelestarian warisan budaya. Melalui TOD Forum, kami mendorong kolaborasi untuk mewujudkan kota yang modern dan tetap menghormati sejarahnya,” ucapnya.

Tuhiyat berharap, TOD Forum 2025 dapat memperluas pemahaman publik mengenai pentingnya integrasi antara mobilitas, budaya, dan keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, melalui kegiatan ini MRT Jakarta memperkuat perannya sebagai katalis transformasi perkotaan yang menghubungkan mobilitas, budaya, dan keberlanjutan.

“Kolaborasi antara berbagai pihak, baik nasional maupun internasional, menjadi kunci untuk menjadikan Kota Tua sebagai contoh keberhasilan pengembangan kawasan heritage yang hidup, berdaya saing, dan berkelanjutan bagi masa depan Jakarta,” jelasnya.

Dalam forum ini, turut dilakukan penyerahan hasil riset TOD Kota Tua yang dilakukan oleh Pemerintah Inggris melalui Kedutaan Besar Britania Raya di Jakarta. Kajian tersebut merupakan bagian dari Program Green Cities, Infrastructure and Energy (GCIEP) yang menilai potensi ekonomi dan pembiayaan pengembangan TOD Kota Tua.

Minister-Counselor (Development) di Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, Peter Rajadiston mengaku bangga dapat mendukung MRT Jakarta dalam mewujudkan pengembangan kota yang berkelanjutan dan inklusif melalui riset ini.

“Ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambilan keputusan dan investasi ke depan,” katanya.

Forum ini turut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Ashdianna Rahmatasari (Ketua Subkelompok Pemanfaatan Ruang Wilayah, mewakili Vera Revina Sari, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta), Hilmar Farid (Akademisi Institut Kesenian Jakarta/Sejarawan), Wendy Haryanto (Executive Director Jakarta Property Institute), Andy Siswanto (Arsitek dan Perancang Kota, PT Wiswakharma).

Hadir juga perwakilan internasional seperti Matt Benson (Senior Director ThinkCity Malaysia), Isamu Sugeno (International Business Planning Director Mitsubishi Jisho Design), dan Justin Morey (Government Partnerships Lead BDP).

Melalui serangkaian sesi diskusi dan panel talk, para pembicara membahas berbagai tema, mulai dari inovasi desain dalam kawasan heritage, strategi investasi berkelanjutan, hingga praktik adaptive reuse bangunan bersejarah dalam konteks pembangunan berbasis transit.

BERITA TERKAIT
Wagub DKI Jakarta, Rano Karno memberikan sambutan di TOD Forum 2025

TOD Forum 2025 Bahas Pengembangan Transportasi di Kota Tua

Selasa, 21 Oktober 2025 907

Patung Jenderal Sudirman di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin

TOD Dukuh Atas, Patung Jenderal Sudirman akan Dipindah ke Lokasi Strategis

Kamis, 02 Oktober 2025 1769

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno saat di lokasi

PT JIEP Dukung Pengembangan TOD Kawasan Industri Pulogadung

Rabu, 24 September 2025 2232

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 7303

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 1296

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1700

Gub dki pramono ist

Pram Dukung Aparat Hukum Tindak Tegas Pelaku Judi Online

Rabu, 13 Mei 2026 969

Magang kerja pemprov dki ist

Program Magang Solusi Atasi Kesenjangan Skill dan Pengangguran

Rabu, 13 Mei 2026 880

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks