Ketersediaan Pangan Strategis di Jakarta Dipastikan Aman

Jumat, 03 Oktober 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1344

Seorang pekerja sedang mengangkut beras di Pasar Induk Beras Cipinang

(Foto: Ilustrasi)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan ketersediaan pangan dalam kondisi aman menjelang akhir tahun dan masa libur Natal Tahun Baru (Nataru).

"daging ayam ketersediaannya juga lebih melimpah,"

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok mengatakan, pihaknya rutin melakukan prognois atau prediksi terkait stok pangan strategis yang beredar di pasaran.

Ia menyampaikan, pihaknya juga telah menginformasikan prognosis pangan beberapa waktu lalu, khususnya untuk 10 komoditas strategis terkait dengan kebutuhan dan ketersediaannya di pasaran.

Hasudungan menjelaskan, prognosis pangan ini terus dilakukan secara berkala. Untuk bulan September hingga Oktober 2025 sudah dibuat perhitungan. Sementara untuk November dan Desember juga tengah dipersiapkan.

Berdasarkan data prognosis, ketersediaan beras di Jakarta terpantau sangat aman. Hasudungan merinci kebutuhan beras selama dua bulan ke depan mencapai 156.745 ton, sementara stok ketersediaan mencapai 303.297 ton.

“Jadi, cukup untuk dua bulan, bahkan sampai akhir tahun nanti,” ungkap Hasudungan, saat menjadi narasumber di acara Balkoters Talk di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/9).

Hal yang sama juga berlaku untuk ketersediaan daging sapi dan kerbau. Ia menyebut kebutuhan selama dua bulan mencapai 11.999 ton, sementara stok yang tersedia sebanyak 40.418 ton.

Kemudian untuk daging sapi dan daging kerbau, kebutuhan selama dua bulan 11.999 ton. Sementara ketersediaan di stok kurang lebih 40.418 ton.

Untuk daging ayam, kondisi stok bahkan lebih melimpah dibandingkan daging sapi. Kebutuhan selama dua bulan diperkirakan 30.176 ton, sementara ketersediaan mencapai 74.940 ton.

“Demikian juga daging ayam cukup untuk dua bulan ke depan bahkan, daging ayam ketersediaannya juga lebih melimpah daripada daging sapi,” ujarnya.

Sementara itu, sambungnya, komoditas hortikultura yang sering memicu inflasi daerah seperti cabai dan bawang juga dipastikan aman. Kebutuhan cabai rawit merah, selama dua bulan sebesar 4.131 ton, sementara stok yang tersedia 9.272 ton. Adapun cabai merah keriting membutuhkan 5.595 ton dengan ketersediaan 10.641 ton.

“Yang produk-produk lain, produk hortikultural lain yang berpengaruh terhadap inflasi daerah seperti bawang merah, bawang putih, itu juga cukup,” katanya.

Hasudungan menambahkan, untuk komoditas seperti gula pasir dan minyak goreng, produksinya bersifat industrial sehingga tidak langsung berasal dari petani. Ia memastikan pihaknya akan terus menyampaikan perkembangan prognosis pangan menjelang akhir tahun.

“Prognosa kebutuhan dan ketersediaan pangan di Jakarta untuk bulan November sampai dengan Desember, akan kita sampaikan juga nanti,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Balkoters Talks Kupas Transformasi Pasar Menuju Kota Global

Balkoters Talks Kupas Transformasi Pasar Menuju Kota Global

Rabu, 24 September 2025 2005

Koordinatoriat Wartawan Balaikota dan DPRD DKI Jakarta (Balkoters)

Forum Diskusi Balkoters Bahas Transformasi Hunian Vertikal Hadapi Tantangan Global

Kamis, 11 September 2025 3626

Media gathering Perumda Dharma Jaya

Dharma Jaya Perkuat Tata Kelola GRC Jadi Fondasi Transformasi Bisnis

Senin, 22 September 2025 1409

Dharma Jaya Perluas Jangkauan Pasar, Optimis Tumbuh Lewat Grosir dan Digital

Dharma Jaya Terus Perluas Jangkauan Pasar

Selasa, 19 Agustus 2025 4063

BERITA POPULER
Transjakarta Pastikan Seluruh Layanan Kembali Normal

Transjakarta Pastikan Seluruh Layanan Kembali Normal

Minggu, 25 Januari 2026 2556

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1191

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 644

Cuaca berawan menaungi wilayah Jakarta hari ini

Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

Senin, 26 Januari 2026 1018

Pengendara motor mengenakan jas hujan melintas di jalan saat cuaca hujan

Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

Rabu, 28 Januari 2026 672

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks